Kominfo RI Minta Media Center Kembali Aktif Berkontribusi Memasukkan Berita-berita dari Daerahnya Masing-masing

Foto : Monitoring dan Evaluasi (Monev) Media Center Daerah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel
menitindonesia, Makassar – Keberadaan media center pada lembaga penyelenggara pemerintahan daerah sangat erat kaitannya dengan prinsip-prinsip keterbukaan informasi yang diatur dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Persandian Diskominfo-SP Sulsel, Irvan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Media Center Daerah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (23/11/2023), kegiatan ini dihadiri sejumlah Kepala Dinas Kominfo-SP se-Sulawesi Selatan, Para Kepala Bidang di Dinas Kominfo-SP Sulsel, dan Redaktur Nusantara Portal Infopublik.id.
Irvan menjelaskan media center memiliki peran strategis dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik. Menurutnya, acara ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi dan peningkatan berkelanjutan.
“Media Center harus menjadi wadah yang mengedepankan informasi yang akurat, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, keterbukaan informasi publik juga mencakup responsif terhadap aspirasi dan pertanyaan masyarakat. Dan kami mendorong kegiatan Monev ini menjadi landasan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja agar Media Center mampu memberikan kontribusi yang maksimal dalam mengedukasi masyarakat dan membuka ruang partisipasi dalam proses pembangunan daerah di Sulsel,” ujarnya.
Sementara itu Redaktur Infopublik.id, Kementerian Komunifo, Eka Yonavilbia monev, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan semangat kepada Dinas Kominfo-SP Sulawesi Selatan dan sejumlah Dinas Kominfo-SP Kabupaten di Sulsel untuk kembali aktif berkontribusi memasukkan berita-berita dari daerahnya masing-masing ke portal berita milik Kementerian Kominfo RI, infopublik.id.
“Maksud dan tujuan saya datang ke sini. Itu ada beberapa media center baik dari provinsi maupun dari kabupaten yang tadinya aktif itu menjadi tidak aktif. Dari mana ukurannya tidak aktif? tentu jadi pertayaan. Dan hal itu kami punya data di pusat Kominfo, semuanya terlihat,” ucapnya.
Kata Eka, dengan pertemuan ini maka tujuan Monev, seperti peningkatan potensi pariwisata daerah, popularitas kepala daerah, bisa lebih dikenal. Selain itu, peluang investasi juga cukup luas dengan adanya kontribusi informasi perkembangan daerah melalui infopublik.id.
“Jadi keuntungan lainnya adalah kualitas media center Dinas Kominfo-SP dalam menyajikan informasi kepada masyarakat melalui infopublik.id menjadi ukuran bagi daerah untuk mendapatkan Media Center Award yang digelar oleh Kementerian Kominfo RI. Nah kami juga setiap tahun ada Media Center Award dan ini membawa nama suatu daerah. Jika nanti mereka menang, mereka nanti akan dikenal seluruh Indonesia dan juga membawa potensi betapa majunya daerah tersebut, betapa bangganya daerah tersebut,” ungkapnya.
Eka pun berharap melalui kegiatan monev ini Dinas Kominfo-SP Sulsel dan sejumlah Dinas Kominfo-SP Kabupaten/Kota di Sulsel bisa kembali aktif menyajikan informasi potensi daerahnya masing-masing melalui infopublik.id. (*)