Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Danny Pomanto Hendak Ciptakan Kota yang Bertahan, BPJSTK : Kita Lindungi Pekerja Rentan

FOTO : Pj Sekda Pemkot Makassar Didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba Berpose Bersama Kepala Cabang BPJSTK, I Nyoman Hari
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengcover BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan di Kota Makassar. Itu salah satu langkah strategis untuk membangun kota tangguh yang berdaya tahan atau resiliensi.
Hal itu diungkapkan PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, I Nyoman Hari didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Nielma Palamba, di Ruang Kerja Sekda, Balai Kota, Senin (29/01/2024).
Firman bilang upaya Pemerintah Kota Makassar memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Itu terus dilakukan khususnya penjaminan bagi pekerja rentan. Pekerja rentan yang dimaksud adalah pekerja sektor informal dengan melihat kondisi kerja mereka jauh dari nilai standar, memiliki resiko yang tinggi, berpenghasilan minim, rentan terhadap gejolak ekonomi, serta tingkat kesejahteraan di bawah rata-rata.
“Hal ini sesuai program Wali Kota Danny, ingin menciptakan kota yang bertahan. Suatu kota bisa bertahan kalau masyarakatnya bisa merasa aman dan tenang dalam bekerja. Makanya kita akan bekerja sama dengan BPJSTK untuk melindungi pekerja rentan ini,” ucap Firman.
Kata Firman, ini merupakan program baru tahun ini yang akan dikerjasamakan dengan pihak BPJSTK. Koutanya sendiri, mencapai 35 ribu sepanjang tahun 2024 dan akan dilakukan secara bertahap sesuai data yang ada.
Sementara, Kepala Cabang BPJSTK, I Nyoman Hari, mengatakan pihaknya bersama Disnaker sementara melakukan pemadanan data yang akan ditarik dan disesuaikan dengan data real time yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
“Saya bersama Kadis Ketenagakerjaan sudah mengantongi data pekerja rentan. Tapi kita akan memverifikasi terlebih dahulu datanya di Dinas Dukcapil agar semuanya berjalan dengan maksimal,” ungkap I Nyoman.
“Program ini juga datanya akan dipadankan dengan data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), apakah daftar nama sasaran yang kita tetapkan itu benar masuk dalam data P3KE atau tidak,” katanya.
Dia juga mengungkapkan ada dua item program yang akan dicover BPJSTK untuk pekerja rentan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Ia pun berharap kolaborasi ini dapat efektif mengurangi angka kemiskinan melalui pemberian perlindungan sosial kepada pekerja rentan yang ada di Kota Makassar secara nyata dan berkesinambungan. (*)