Analis Politik Sebut Rasional Jika Gerindra Usung Najamuddin di Pilkada Makassar

FOTO: Analis Politik dan Pakar Pertahanan Dr Arqam Azikin. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pakar Pertahanan dan Analis Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr. Arqam Azikin, mengatakan wacana Partai Gerindra akan mengusung Najamuddin, S.E., di Pilkada Wali Kota Makassar 2024 mendatang, sebagai sikap yang tepat.
Menurut Arqam, langkahnya sangat tepat jika Partai Gerindra menyaring kadernya sendiri untuk diusung dalam Pilkada serentak nanti, terutama di kota-kota besar. Ia mengatakan, Gerindra harus mengusung kadernya untuk memimpin kota-kota besar di tanah air.
BACA JUGA:
Dewie Yasin Limpo Gelar Buka Puasa Bersama Komunitas Cinta Al Quran
“Makassar salah satu kota besar di Indonesia, jadi Gerindra wajib menargetkan memenangkan Pilkada Makassar nanti,” kata Arqam Azikin saat dimintai komentarnya oleh jurnalis media ini, Kamis (4/4/2024).
Ia menjelaskan, mengapa Gerindra penting mengusung kader sendiri, termasuk di Pilkada Makassar, karena Presiden terpilih Prabowo Subianto adalah ketua umum Gerindra, sehingga programnya harus benar-benar di kawal di kota-kota besar. “Citra kepemimpinan Prabowo bisa dilihat hasilnya di kota-kota besar nanti,” ujar dia.
BACA JUGA:
Pemprov Sulsel dan Kesbangpol se-Indonesia Buka Puasa Bersama dengan Eks Napi Teroris
Mengenai wacana dari Partai Gerindra mengusung Najamuddin di Pilkada Kota Makassar, menurut dia, adalah hal yang wajar, karena mereka menilai potensi kader yang ada di Gerindra, saat ini adalah figur yang memiliki gagasan dan financial yang cukup untuk bertarung.
“Hanya saja, dari metode politik, Najamuddin dan Gerindra harus mempertimbangkan waktu 5-6 bulan untuk melakukan proses taktis. Dia harus cepat menggerakkan agenda strategisnya pasca lebaran nanti,” ujar Arqam Azikin.
BACA JUGA:
Kapolres Maros Tugaskan Polwan ke Pusat Keramaian, Beri Rasa Nyaman dan Aman
Ia menerangkan, bahwa Najamuddin harus mempercepat proses peningkatan elektoralnya dan lebih massif dikenal oleh publik di Makassar. “Makassar ini dikenal dengan basis sosialnya. Imej personal dan investasi politik dan kemasyarakatannya harus dikejar,” katanya.
Mantan aktivis di era 1998 ini, menyarankan agar Partai Gerinda menggunakan waktu secara efektif untuk membranding Najamuddin dalam menghadapi Pilkada Makassar. “Kalau figur Najamuddin dikelolah dengan baik dan segera disandingkan dengan figur yang tepat, Pilkada Makassar akan dimenangkan Gerindra. Ini momentumnya,” ujar dia.
Sebelumnya, DPD Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ketua Bappilunya, Harmansyah, menegaskan bahwa partainya akan mendorong Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel H. Najamuddin, untuk maju di Pilkada Kota Makassar 2024 mendatang.
“Kenapa Najamuddin? Dia punya track record memenangkan Prabowo di Sulsel. Di saat Prabowo belum perihitungkan di Pilpres, Najamuddin sudah datang dan berkorban serta berjuang bersama,” ujar Harmansyah.
Sementara itu, Ketua Gerindra Kota Makassar Erick Horas tak menampik wacana mendorong kadernya. Untuk saat ini, kata dia, ada dua kader yang ancang-ancang untuk diusung di Pilkada Makassar, yakni Najamuddin atau mantan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa. “Yang pasti Gerindra akan usung kader sendiri di Makassar,” ujar dia. (AE)