Mengawal Pembangunan Nasional, Kajati Sulsel Agus Salim Ajak Mahasiswa Hukum UNM untuk Wujudkan Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis

menitindonesia, MAKASSAR -Himpunan Mahasiswa Hukum Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Negeri Sulawesi Selatan dalam seminar Hukum dengan Tema “Penegakan Hukum Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Perbankan Terhadap Kerugian Keuangan Negara”.
Seminar ini dibuka langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim, pada Selasa (9/7/2024) dalam sambutannya ia lebih dulu menjelaskan tentang tindak pidana perbankan yang merupakan tindak pidana pada bidang perbankan berupa setiap perbuatan yang melanggar ketentuan yang diatur dalam Undang Undang Perbankan maupun yang terdapat dalam ketentuan pidana umum ataupun dalam tindak pidana khusus.
Lainnya yang terkait dengan tindak pidana di bidang perbankan,”Nah untuk memahami tindak pidana perbankan maka harus dipahami unsur-unsurnya meliputi perbuatan melawan hukum (Tindakan yang bertentangan dengan undang-undang dan peraturan perbankan), Kesengajaan (Pelaku menyadari dan memiliki niat untuk melakukan tindak pidana) dan yang pasti ada Kerugian Keuangan (Tindakan tersebut menyebabkan kerugian bagi bank, nasabah, atau pihak lain),” papar Agus Salim
Lebih lanjut Agus Salim menegaskan bahwa Eksistensi kewenangan jaksa dalam penyidikan perkara-perkara pidana di bidang perbankan yang berimplikasi tindak pidana korupsi adalah hal yang penting untuk menjaga integritas dan efektivitas penegakan hukum di sektor perbankan.
“Jadi kewenangan jaksa dalam penyidikan di sektor perbankan juga mencakup tindakan penggeledahan, pemeriksaan saksi, dan pemanggilan pihak terkait untuk membantu dalam penyelidikan dan proses pengumpulan bukti,” ujarnya.
“Instrumen hukum yang sering digunakan oleh APH khususnya Kejaksaan RI mengungkap Kejahatan Perbankan yang merugikan keuangan negara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi,” lnajutnya.
Kendati demikian juga menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Mahasiswa Hukum Bisnis Universitas Negeri Makassar yang sedang mengikuti kegiatan seperti ini yang dapat menjadi sebuah sumbangsih riil pemikiran bagi kalangan insan Akademik dan Praktisi Hukum. Kajati Sulsel Agus Salim mengajak seluruh Mahasiswa peserta seminar untuk wujudkan Penegakan hukum yang tegas dan humanis mengawal pembangunan nasional.
Hadir dalam kegiatan seminar ini Ketua Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar, Dr. Herman, S.H., M.Hum, dosen pembimbing serta Jaksa Pengacara Negara dan Staf Penkum Kejati Sulsel. Diketahui jkka kegiatan ini diselenggarakan secara Hybrid (daring dan luring) yang diikuti Mahasiswa Hukum Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar, Generasi Baru Indonesia UNM dan Mahasiswa Fakultas Hukum UNHAS. (*)