Pemkot Makassar bersama Bulog melepas penyaluran bantuan beras untuk masyarakat. (Humas Pemkot)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog kepada 40.727 keluarga penerima manfaat. Total bantuan mencapai 800 ton untuk alokasi dua bulan.
Penyaluran perdana dipusatkan di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7/2025).
Di lokasi ini, sebanyak 274 keluarga menerima total 5.480 kilogram beras. Setiap keluarga mendapat 20 kilogram beras untuk periode Juni dan Juli.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), mengatakan bantuan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama kebutuhan pokok yang harganya kian fluktuatif.
“Bantuan ini sangat membantu, dan kita harap bisa menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga pangan,” kata Appi.
Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari Kementerian Sosial dan telah melalui verifikasi ketat tanpa intervensi pihak mana pun. Pemkot Makassar juga menerapkan sistem pengecekan ganda di lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami pastikan bantuan ini diterima oleh yang benar-benar berhak,” tambahnya.
Selain kuantitas, Appi juga menyoroti kualitas beras yang disalurkan. Ia memastikan bahwa jenis beras yang dibagikan merupakan beras premium hasil seleksi dari Bulog.
“Dengan bantuan ini, masyarakat bisa menggunakan penghasilannya untuk keperluan lain. Ini bentuk intervensi pemerintah yang langsung dirasakan,” jelasnya.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Makassar, Karmila Hasmin Marunta, menyebutkan bahwa hingga hari ini stok beras Bulog mencapai 61 ribu ton.
“Dengan penyaluran bantuan sebesar 1.700 ton per bulan, stok kami cukup untuk kebutuhan Kota Makassar dan sekitarnya hingga tiga tahun ke depan,” ungkap Karmila.