Sejumlah Staf DPRD Makassar mulai berkantor di eks kantor Perumnas di Jl Hertasning. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pegawai Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai menempati kantor sementara di gedung bekas Perumnas, Jalan Letjen Hertasning, Jumat (3/10/2025). Aktivitas perkantoran terlihat mulai berjalan meski dengan fasilitas terbatas.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.00 WITA, sejumlah staf sibuk menata dokumen dan perlengkapan kerja. Tumpukan berkas mulai dikategorikan, dimasukkan ke lemari, hingga disusun rapi di meja masing-masing. Beberapa pegawai tampak sudah bekerja di depan komputer menyelesaikan tugas-tugas administrasi.
Gedung sementara DPRD Makassar ini terdiri dari dua bangunan berlantai dua. Lokasinya hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari kantor lama DPRD di Jalan AP Pettarani. Gedung tersebut sebelumnya pernah digunakan oleh yayasan sekolah penerbangan dan sempat difungsikan sebagai taman kanak-kanak (TK).
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatobba, mengatakan penataan kantor sementara dilakukan secara bertahap.
“Kami sudah mulai menata seluruh perabot kantor yang bisa digunakan untuk menunjang kerja-kerja kesekretariatan,” ujarnya.
Rahmat menyebut beberapa bagian gedung masih dalam tahap pembenahan, terutama di lantai dua yang nantinya difungsikan untuk ruang rapat dan kegiatan kedewanan lainnya.
“Kita maksimalkan agar kantor sementara ini bisa difungsikan 100 persen,” tambahnya.
Nantinya, ruang-ruang di gedung tersebut akan dibagi menjadi ruang rapat paripurna, ruang komisi, ruang pimpinan DPRD, ruang aspirasi, serta ruang dengar pendapat (RDP).
Namun, hingga kini fasilitas kantor masih minim. Sejumlah peralatan elektronik belum tersedia karena anggarannya masih menunggu pengesahan APBD Perubahan 2025.
“Fasilitas sangat terbatas, jadi kami manfaatkan yang ada dulu. Mudah-mudahan setelah APBD Perubahan selesai, kami bisa segera melakukan pengadaan meubelair dan perlengkapan lain,” jelas Rahmat.
Termasuk pembayaran sewa gedung, lanjutnya, juga masih menunggu kepastian dari APBD Perubahan tersebut.
Sementara itu, Ketua DPRD Makassar Supratman berharap kantor sementara ini dapat berfungsi optimal. Ia menyebut selama ini staf DPRD bergantian bekerja di rumah jabatan Ketua DPRD di Jalan Hertasning.
“Sekarang kita sudah punya tempat yang lebih representatif. DPRD juga baru saja mengesahkan APBD Perubahan 2025, dan kita mulai persiapan untuk pokok 2026,” ungkap Supratman.
Menurutnya, kegiatan reses akan digelar pada 13 Oktober 2025 untuk menyerap aspirasi masyarakat, sementara rapat para legislator masih dilakukan secara virtual.
Ia juga berharap rencana pembangunan kembali gedung utama DPRD Makassar dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat. Tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dijadwalkan melakukan rehabilitasi gedung baru DPRD, sementara bangunan lama akan dirobohkan sebelum dibangun ulang.
“Kita harapkan pembangunan gedung utama bisa masuk dalam APBD Pokok 2026,” pungkasnya.