Ketua Komisi III, DPRD Maros, Haeriah Rahman saat hadir di Musrenbang di Kecamatan Tanralili. (ist)
menitindonesia, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros menggeber pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) 2026. Sebanyak 14 kecamatan dijadwalkan menggelar musrenbang sepanjang awal hingga pertengahan Februari.
Salah satu yang digelar di Kecamatan Tanralili dihadiri Ketua Komisi III DPRD Maros, Haeriah Rahman, bersama Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, serta sejumlah kepala OPD.
Dalam forum tersebut, Haeriah menegaskan musrenbang menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung.
“Musrenbang ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan. Semua akan dicatat secara resmi dan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dibahas lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menekankan, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan arah pembangunan daerah ke depan, terutama dalam memastikan program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain melalui musrenbang, Haeriah juga mengingatkan masyarakat dapat menyalurkan aspirasi melalui agenda reses anggota DPRD.
“Silakan manfaatkan semua ruang yang ada, baik musrenbang maupun reses, agar aspirasi masyarakat bisa terakomodir dengan baik,” tambahnya.
Pemkab Maros menargetkan seluruh rangkaian musrenbang di 14 kecamatan dapat menghimpun usulan prioritas yang akan menjadi dasar penyusunan RKPD 2026.