Pemkot Makassar Bakal Sulap Terminal Toddopuli Jadi Ruang Terbuka Hijau

Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Perumda Terminal Kota Makassar mulai menyusun konsep perubahan besar terhadap Terminal Toddopuli dengan menggeser fungsi kawasan tersebut dari terminal transportasi menjadi ruang terbuka hijau (RTH).
Kebijakan ini menjadi penanda transformasi salah satu aset daerah yang sebelumnya diproyeksikan sebagai simpul mobilitas warga menjadi ruang publik multifungsi.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan Terminal Toddopuli tidak lagi difokuskan sebagai terminal aktif, melainkan akan dikembangkan menjadi kawasan publik yang lebih produktif dan ramah masyarakat.
“Rencana, Terminal Toddopuli ini akan kita arahkan menjadi Ruang Terbuka Hijau. Fungsinya bukan hanya estetika, tapi juga untuk olahraga, parkir, dan ruang usaha yang tertata,” ujar Elber, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, perubahan fungsi tersebut merupakan bagian dari strategi optimalisasi aset daerah agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung penataan kota.

BACA JUGA:
Pemkot Makassar Bakal Revitalisasi Terminal Daya, Mallengkeri hingga Toddopuli

Kawasan itu nantinya dirancang dilengkapi sejumlah fasilitas publik seperti jogging track, area parkir, hingga zona usaha berbasis tenant yang tertata rapi.
Elber mengungkapkan konsep pengembangan kawasan sebenarnya sudah disiapkan dan kini tinggal menunggu arahan lanjutan dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, untuk tahap pelaksanaan.
“Gambar dan konsep sudah ada. Kami tinggal menunggu instruksi lebih lanjut untuk pelaksanaan,” katanya.
Terminal Toddopuli sendiri memiliki luas sekitar 9.600 meter persegi. Namun, potensi pengembangan kawasan disebut bisa diperluas hingga mencapai sekitar 1,6 hektare melalui kolaborasi dengan Perumnas yang memiliki lahan di sekitar lokasi.
“Kalau lahan dari Perumnas bisa kita kolaborasikan, maka kawasan ini akan semakin luas dan optimal untuk pelayanan masyarakat,” jelasnya.
Penataan kawasan Terminal Toddopuli mulai dirancang sejak Oktober 2025, menyusul instruksi Pemerintah Kota Makassar untuk merevitalisasi aset yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal.
Selain itu, penyesuaian terhadap kios-kios yang sebelumnya kurang tertata juga telah dilakukan sebagai bagian dari persiapan transformasi kawasan.
Elber menegaskan perubahan fungsi ini menjadi bagian dari agenda besar pembenahan terminal di Kota Makassar, khususnya dalam menghadirkan ruang publik yang lebih fungsional, nyaman, dan bernilai ekonomi.
“Ini bukan sekadar perubahan fungsi, tapi upaya menghadirkan kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan produktif bagi masyarakat,” pungkasnya.