Suasana di terminal keberangkatan Bandara Hasanuddin. (ist)
menitindonesia, MAROS – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menyatakan siap menghadapi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026. Selama masa mudik hingga arus balik, bandara ini diproyeksikan melayani 557.229 penumpang.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu yang tercatat 527.610 penumpang.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang berjalan optimal.
“Berbagai persiapan telah dilakukan baik dari sisi operasional maupun pelayanan guna memastikan Bandara Sultan Hasanuddin siap menghadapi peningkatan trafik penumpang selama periode Angkutan Lebaran tahun ini,” kata Minggus, Kamis (12/03/2026).
Selain itu, kata dia, pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran diperkirakan mencapai 3.954 penerbangan.
“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 37.344 orang dalam sehari. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada H+6 Lebaran atau 28 Maret 2026 dengan sekitar 39.225 penumpang,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola bandara menyiagakan 1.254 personel selama periode Angkutan Lebaran.
“Personel tersebut terdiri dari pegawai internal Angkasa Pura Indonesia serta dukungan dari TNI, Polri, Otoritas Bandara, maskapai, ground handling, hingga instansi terkait lainnya,” lanjutnya.
Ia menyebut kesiapan bandara juga diperkuat dengan pengecekan fasilitas di sisi udara maupun sisi darat.
Di sisi udara, dilakukan pemeriksaan runway, taxiway, apron, serta fasilitas keselamatan dan navigasi penerbangan. Sementara di sisi darat, layanan terminal diperkuat melalui optimalisasi area check-in, ruang tunggu, serta pengaturan alur pergerakan penumpang.
“Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 untuk memantau operasional penerbangan dan pelayanan penumpang selama periode mudik,” terangnya.
Minggus juga mengimbau calon penumpang agar merencanakan perjalanan dengan baik dan datang lebih awal ke bandara.
Ia mengingatkan tips perjalanan 3-2-1, yakni 3 jam sebelum penerbangan sudah berangkat ke bandara, 2 jam sebelum keberangkatan sudah berada di area check-in, dan 1 jam sebelum keberangkatan sudah berada di ruang tunggu.
Selama periode Lebaran, bandara juga menyiapkan sejumlah aktivitas bagi penumpang di terminal, seperti area bermain anak, penampilan musik, parade Lebaran, hingga pembagian takjil selama Ramadan.
“Kamis sebagai Pengelola bandara berharap berbagai kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi para penumpang selama musim mudik Lebaran,” pungkasnya.