Andi Mallarangeng: Sebelum Tersesat di Demokrat, Kawan Moeldoko Pernah Incar Golkar dan PPP

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Alifian Mallarangeng. (Foto: Ist)
Gairah politik Jenderal (Purn) Moeldoko –  Sebenarnya sudah lama membuncah. Andi Alifian Mallarangeng membeberkan, jauh hari sebelumnya, kawannya itu pernah mengincar jadi Ketua Umum Golkar dan PPP, tapi gagal. “Coba-coba lagi di Demokrat, tapi dia tersesat,” kata Andi Alifian Mallarangeng.
menitindonesia, JAKARTA – Manuver Jenderal TNI Purn. Moeldoko untuk menjadi Ketua Umum Partai, tidak hanya dilakukannya di Partai Demokrat.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Alifian Mallarangeng, mengungkapkan jauh sebelum mencuatnya isu kudeta di Demokrat yang melibatkan namanya, Moeldoko juga pernah berupaya menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
“Kawan itu juga berusaha masuk jadi ketua umum Golkar, tetapi ditolak,” kata Andi Mallarangeng.
Manuver politik mantan Panglima TNI itu yang pernah berkeinginan merebut Ketum Partai Golkar diungkapkan Andi Mallarangen pada diskusi virtual, Sabtu (6/2/2021) kemarin.
Tak hanya itu, kata Andi Mallarangeng, Moeldoko juga pernah mau menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Seperti upaya di Golkar, namun gagal juga menjadi orang nomor satu di PPP.
“PPP kemarin mau masuk lagi juga, tetapi enggak ada celah masuknya,” kata dia.
Setelah gagal di dua partai, kata Andi Mallarangeng, Moeldoko mencari celah di Demokrat. Dia berupaya menjadi ketua umum dengan cara kudeta.
Dia berujar, Moeldoko terjebak dengan oknum-oknum yang menatasnamakan Partai Demokrat untuk bisa merebut kursi ketua umum. Namun, faktanya kader-kader tidak menginginkan Moeldoko sebagai pemimpin di Demokrat.
“Nah kawan satu itu rupanya sudah pengen sekali juga jadi Ketum. Sudah pengin sekali beli barang. Saya dengar beliau juga terjebak,” pungkasnya. (andi ade zakaria)