Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat memberikan sambutan di penatikan pengurus PPP Sulsel. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta dukungan jajaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP), khususnya para tokoh yang berada di tingkat pusat, untuk ikut memperjuangkan program pembangunan dan alokasi anggaran bagi Sulawesi Selatan.
Permintaan itu disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel periode 2026-2031 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I PPP Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Dalam agenda tersebut, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara resmi dilantik sebagai Ketua DPW PPP Sulsel bersama jajaran pengurus baru. Acara juga dihadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono, kader, serta sejumlah tokoh partai.
Di hadapan pengurus dan kader PPP, Andi Sudirman berharap jaringan dan kekuatan politik PPP di tingkat nasional dapat memberikan dukungan bagi berbagai kebutuhan pembangunan di Sulawesi Selatan.
“Kami mohon teman-teman PPP, terutama tokoh-tokoh kita yang ada di pusat, bagaimana Sulawesi Selatan dapat terus diperhatikan dan mendapatkan dukungan. Jika ada program maupun anggaran dari pemerintah pusat, kami berharap dapat ikut diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat Sulsel,” kata Andi Sudirman.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel juga memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan pemerintah provinsi, termasuk proyek pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYP) senilai Rp2,5 triliun.
Program tersebut ditargetkan membangun sekitar 1.000 kilometer jalan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan selama periode 2025 hingga 2027.
“Kita memiliki program Multiyears Project infrastruktur jalan senilai Rp2,5 triliun untuk pembangunan sekitar 1.000 kilometer jalan. Insyaallah dalam tiga tahun target tersebut dapat tercapai sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Andi Sudirman juga mengungkapkan kondisi fiskal Sulawesi Selatan yang dinilainya masih berada dalam tren positif meski di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi sejumlah daerah.
Menurutnya, realisasi pendapatan daerah hingga pertengahan tahun berjalan sesuai target dan menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kami laporkan bahwa pendapatan Sulawesi Selatan tahun ini tetap sesuai target, bahkan lebih baik dibandingkan tahun lalu. Alhamdulillah kondisinya masih positif,” ungkapnya.
Andi Sudirman menegaskan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Karena itu, ia membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen, termasuk partai politik, untuk bersama-sama mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau ada pembangunan ataupun kebutuhan daerah yang perlu disinergikan, kami tentu sangat terbuka menerima masukan dan bekerja sama. Pembangunan membutuhkan kolaborasi semua pihak demi kemajuan Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan kepada kepengurusan baru DPW PPP Sulsel agar mampu menghadirkan gagasan dan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Andi Sudirman, PPP memiliki sejarah panjang dalam perjalanan politik nasional dan diharapkan tetap berkontribusi melalui ide-ide konstruktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Karena itu, kami berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan tradisi perjuangan tersebut dengan menghadirkan ide, inovasi, dan program yang menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” pungkasnya.