Puang Esa Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua Golkar Maros, Musda Digelar 2 November

Politikus Golkar Maros, A Syarifuddin B atau yang akrab disapa Puang Esa menjadi pendaftar pertama calon ketua Golkar Maros. (ist)
MAROS — Bursa perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai dibuka. Politikus senior A Syarifuddin B alias Puang Esa menjadi orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran calon ketua pada Jumat (23/10/2026).
Mantan anggota DPRD Maros itu datang ke sekretariat panitia sekitar pukul 14.30 Wita. Puang Esa datang tanpa rombongan besar. Jumlah dukungan yang telah dikantonginya pun belum diketahui.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI DPD II Golkar Maros, Rudi Hartono, mengatakan hingga hari pertama pembukaan pendaftaran, baru Puang Esa yang mengambil formulir.
“Memang baru satu nama yang terdaftar hingga hari pertama pembukaan pendaftaran,” ujar Rudi.

BACA JUGA:
Seribu Santri Padati Lapangan Pallantikang Maros, Pawai Hari Santri Berlangsung Meriah

Panitia masih membuka tahapan pendaftaran dan pengambilan formulir hingga 26 Oktober 2026. Bakal calon yang telah mengambil formulir dijadwalkan mengembalikannya pada 27-28 Oktober.
Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi berkas pada 29 Oktober. Tahap perbaikan berkas sekaligus pengumuman calon yang lolos verifikasi dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026.
Sekretaris SC Musda XI Golkar Maros, Arialdy Kamal, menegaskan setiap bakal calon harus memenuhi sejumlah persyaratan organisasi. Salah satu syarat utama ialah mengantongi dukungan resmi minimal 30 persen dari pemilik suara sah.
“Setiap kandidat juga wajib memenuhi kualifikasi keanggotaan dan kepengurusan sesuai AD/ART, petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), serta pedoman organisasi Partai Golkar,” jelas Arialdy.
Puncak Musda XI DPD II Golkar Maros dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026. Dengan tahapan pendaftaran yang masih berjalan, peluang munculnya kandidat lain masih terbuka.
Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, memberi sinyal bahwa sosok yang memimpin Golkar Maros ke depan idealnya juga siap bertarung pada Pilkada 2029.
Pernyataan tersebut menambah sorotan terhadap pemilihan ketua Golkar Maros. Sebab, figur yang terpilih tidak hanya akan memimpin konsolidasi partai, tetapi juga berpotensi diproyeksikan menghadapi kontestasi politik daerah pada 2029.