Siapa Gandeng Onasis, Siapa Dapat si Moncong Putih, Dilan dan None Tetap Optimis

None-Onasis - tetap mengapung dari moncong putih

PDIP dengan Enam kursi di DPRD Makassar, menjadi incaran para Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, jelang Pilwalkot, 2020. Nama Taufiqul Hidayat Ande Latif alias Dokter Onasis, didorong PDIP sebagai 02. Siapa sambut siapa dapat?

menitindonesia.com, MAKASSAR – Gonjang-ganjing usungan PDIP di Pilwalkot 2020, nanti, makin samar. Sebelumnya, mantan Walikota Makassar, Mohammad Ramadhan “Danny” Pomanto, santer melobbi elite politik partai berlogo moncong putih itu. Tapi, Danny Pomanto, akhirnya mundur perlahan, setelah dia diisyaratkan berpasangan dengan Dokter Onasis.

Usai membuat pernyataan kontroversial menyebut sejumlah tokoh politik dengan sinis di Rapat Virtual bersama elit DPD I Golkar Sulsel, DP (akronim dari nama Danny Pomanto) tak lagi membidik PDIP. Bahkan Rekomendasi Partai Golkar yang semula memasangkan dengan kadernya, Andi Zunnun, pun dicampakkan.

Koalisi Nasdem-Gerindra dengan memaketkan DP-Fatma, sudah cukup sebagai syarat untuk bertarung di Pilwalkot, nanti. Kini, Tim Sukses DP pun sibuk memajang alat peraga sosialisasi pasangan yang diberi tagline ADAMA itu.

Arah dukungan PDIP, pun berhembus ke Syamsul Rizal MI. Mantan Wakil Walikota yang akrab dipanggil Deng Ichal itu, menggandeng kader PDIP, dr. Fadli Ananda, menemui Sekjen PDIP, Hasto Kristianto, di Jakarta. Pasangan yang memakai tagline DILAN 2020 ini, hanya bisa mengunggah foto bersama elite PDIP di Jakarta. Belum ada rekomendasi yang menjadi pegangannya.

Diam-diam menghanyutkan, None, juga mendapat kabar. Rekomendasi PDIP, tertuju ke None. Kabar ini, datang dari elite PDIP di Jakarta – memohon agar tak usah disebutkan namanya. None, yang sudah memegang Rekomendasi Partai Golkar dan PAN – rencana akan berpaket dengan Andi Zunnun – juga disarankan menggandeng Dokter Onasis, sebagai calon wakilnya.

Ketika dikonfirmasi, Irman Yasin Limpo – yang akrab dipanggil None itu – hanya tersenyum, kalem. Posisi wakil, menjadi kendala. Sepertinya, sulit bagi None untuk mengubah komitmennya bersama Andi Zunnun.

Pertemuan Antara UQ-Onasis bersama Elite DPP PDI{P dr. Upi, di Jakarta.

Issu rekomendasi PDIP di Pilwalkot Makassar, 2020, makin tak jelas. Kader PDIP, Haeruddin Elu, mengatakan, bahwa ada kemungkinan, poros baru akan muncul. Pasangan Sukriansyah S Latif (UQ), telah melakukan pertemuan dengan Onasis, di Jakarta, baru-baru ini. Pertemuan itu dihadiri oleh dr.Diah Efawati Andi, kakak Onasis yang juga Pengurus DPP PDIP.

Tim Pemenangan UQ, Ilham Hanafie, ketika dikonfirmasi mengakui adanya pertemuan itu. Ilham Hanafie juga turut serta. Mereka membicarakan kemungkinan untuk memasangkan Paket UQ-Onasis, sebagai usungan PDIP dan beberapa partai koalisi yang mencukupinya sesuai persyaratan.

Ilham Hanafie masih enggan membeberkan kesepakatannya. “Tunggu saja hasil akhirnya nanti,” katanya.

Kader PDIP lainnya, yang selama ini gencar melakukan sosialisasi membidik Wakil Walikota, selain Onasis dan Fadli Ananda, juga ada Yagkin Padjalangi. Belakangan, nama Yagkin redup dari pusaran, karena DPP PDIP tetap memprioritaskan Dokter Onasis.

Pada beberapa kesempatan, Dokter Onasis, mengatakan, bahwa dalam urusan Pilwalkot, dia tetap mengalir seperti air. Soal maju atau tidak, dokter yang dikenal dermawan itu, memasrahkan takdir politiknya. “Kalau memang direstui Allah, pasti juga ada jalannya, jika tidak maju, juga itulah yang terbaik. Serahkan pada takdir Allah saja,” ujar Onasis. (tim-bes)

 



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini