Barcelona

Oleh Mubha Kahar Muang*)

Gemerlap pesta kota
Seolah flamenco mengalun jiwa
Kududuk terhanyut nuansa
Di sudut semarak Plaza Catalonia
(Barcelona, Faris RM)

Di kota ini anda akan menemui segalanya. Dari kisah petualangan mencari benua baru, menikmati keindahan lukisan Picasso, mengagumi keelokan bangunan karya arsitek Antoni Guadi hingga tenggelam dalam gempita sepak bola. Barcelona sungguh kota unik penuh nuansa romantik. Ia menyajikan begitu banyak tempat untuk memuaskan hasrat berkunjung para pelancong.

Barcelona kota terbesar kedua di Spanyol setelah Madrid. Terletak di bagian timur Laut Spanyol, berbatasan dengan Andorra dan Perancis. Spanyol memiliki 50 provinsi, Barcelona salah satunya. Masuk dalam wilayah otonomi Katalonia yang memiliki tiga bahasa resmi, Katalan, Spanyol dan Aran. Ibu kota wilayah otonomi Katalonia adalah Barcelona.

Barcelona dirancang untuk memudahkan wisatawan memperoleh informasi tentang obyek-obyek penting, cara menjangkaunya, berapa lama waktu yang diperlukan hingga berapa besar biaya yang harus dikeluarkan. Ini mencerminkan betapa masyarakat dan pemerintah kota Barcelona sadar dan siap menjadikan kotanya sebagai kota yang patut dikunjungi banyak orang.

Mari menyusuri Plaza Catalonia, ruang terbuka seluas kurang lebih 50.000 meter persegi. Ia ikon, penanda bagi kota tempat suku Catalan dan Barque hidup, tumbuh dan mengukir sejarah mereka. Lihatlah bagaimana Fariz RM melukiskan denyut Plaza Catalonia yang bagai flamenco, tarian para gypsi dengan dominasi hentakan kaki ditingkahi petikan gitar. Totalitas ekspresi kultural Barcelona seakan bermuara di Catalonia, plaza yang dikepung gedung-gedung antik dan deretan cafe tempat para pengunjung kota melepas penat, menyaksikan merpati yang setiap saat bisa mengepak.

Plaza ini juga merupakan simpul dari jalan-jalan utama kota Barcelona, dengan avenue utama yang terkenal, La Rambla. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer ini disebut sebagai surga para pejalan kaki karena memang disiapkan khusus untuk pejalan kaki. Di sisi kiri dan kanan jalan terdapat lajur untuk kendaraan. La Rambla membentang sampai ke Columbus Statue di area pelabuhan yang menghadap Laut Mediterania.

Tahun 1492, Christopher Columbus, penjelajah asal Genoa Italia, berlabuh di Barcelona. Setelah penjelajahan panjang membelah lautan ia pulang menemui Raja Spanyol Ferdinand II dan Ratu Isabel. Kepada penguasa Spanyol yang membiayai ekpedisinya ia memberi kabar gembira. Ia menemukan Benua Amerika.

Columbus Statue mengabadikan penjelajahan Columbus. Patung dari tembaga setinggi 7,2 meter karya Rafael Atche berdiri tegak di ketinggian 40 meter monumen. Telunjuk tangan kanan Columbus menunjuk jauh ke arah dunia baru, sementara tangan kirinya memegang gulungan perkamen. Meski ada yang mengatakan Columbus menunjuk ke Genoa tempat asalnya, penjelasan pertama adalah apa yang dikatakan oleh pematungnya.

Kota Barcelona – Kota Yang Mengesankan

Obyek menarik lain adalah Teatre Nacional de Catalunya, bangunan kaca besar yang menyerupai kuil Yunani. Di sini terdapat Teater Nasional Catalunya dan auditorium – sebuah kompleks moderen yang diresmikan pembukaannya pada tahun 1997. Selain itu juga terdapat obyek-obyek seperti Hospital de Sant Pau, bangunan antik yang menjadi situs penting yang dideklarasikan oleh UNESCO sebagai World Heritage Site.

Pada sisi lain kota Barcelona, terdapat pula obyek yang patut dikunjungi seperti Cathedral Gothic, yang merupakan salah satu representasi terpenting arsitektur abad pertengahan. Terdapat pula obyek menarik lainnya yaitu Anella Olimpica, kompleks penyelenggaraan Olimpiade Barcelona pada tahun 1992, terdapat stadion yang dibangun 1929 dan kemudian direnovasi untuk keperluan penyelenggaraan pesta olah raga dunia ini, yang pada upacara pembukaannya dipertontonkan atraksi legenda Yunani, Titans, sebagai simbol penemuan dan kebangkitan.

Camp Nou, kompleks stadion tempat kesebelasan FC Barcelona bermarkas, didirikan tahun 1899. Di Camp Nou ini selain FC Barcelona Stadium, juga terdapat Mini Stadium, Ice Skating Ring dan arena lain yang bisa memanjakan pengunjung. FC Barcelona adalah kesebelasan kebanggaan kota Barcelona, maka di salah satu ruas La Rambla, masih di kompleks Plaza Catalonia, terdapat sebuah air mancur bernama Canaletes, dimana para supporter FC Barcelona biasanya datang untuk merayakan kemenangan kesebelasan kesayangan mereka.

Di kota Barcelona ini juga terdapat Museum Picasso, seorang pelopor seni moderen garda depan (avant-garde) dan pelopor aliran kubisme. Aliran seni lukis moderen ini memang sangat identik dengan kota Barcelona.

Museum Picasso terletak di Calle Montcada, merupakan representasi Pablo Picasso yang lahir pada 25 Oktober 1881, di Malaga, salah satu kota di pantai Laut Mediterania, Spanyol. Dia datang ke Barcelona pada usia 14 tahun karena lulus dan diterima di School of Fine Arts. Dua tahun kemudian pindah ke Madrid masuk ke Royal Academy untuk kemudian kembali lagi ke Barcelona. Pada usia 23 tahun, Picasso pindah ke Paris. Koleksi museum ini yang menonjol adalah karya-karya awal Picasso yang disebut sebagai periode blue. Lukisan-lukisannya didominasi warna biru dan merah jambu, seperti Mother and Child (1902) dan Woman at a Bar (1902) dan juga koleksi 1917 seperti Parade. Pablo Picasso meninggal dunia pada 8 April 1973.

Dikenal sebagai seniman revolusioner abad ke-20, Picasso telah melahirkan kurang lebih 20.000 karya seni mulai dari patung, lukisan, grafis, keramik, kostum balet sampai tata panggung. Ia memiliki kebiasaan untuk berganti-ganti gaya terutama dalam seni lukis. Kubisme merupakan penemuannya bersama sahabatnya Georges Braque, telah mengubah pandangan masyarakat tentang keindahan seni.

Dipelopori oleh Picasso, kubisme menjelma menjadi sebuah gerakan revolusioner dalam seni lukis dan seni pahat Eropa. Pengaruhnya terus berlanjut ke musik dan sastra, dimana bentuk obyek dipotong, didistorsi, dilakukan penyederhanaan, tranparansi dan deformasi untuk kemudian dilahirkan dalam bentuk baru dengan segitiga, segiempat, kerucut, kubus dan lingkaran.

Lukisan-lukisan kubisme Picasso terpengaruh bentuk kesenian primitif seperti patung suku bangsa Liberia, ukiran timbul bangsa Mesir dan topeng-topeng suku Afrika. Lihat misalnya karya Picasso, Guitar and Violin (1912-1913) yang menjadi koleksi Museum The Hermitage di kota Saint Petersburg, Rusia. Picasso dalam lukisan tersebut nyata sekali mengubah ulang komposisi alamiah bentuk guitar dan biola dan menempatkannya dalam figura dekoratif dengan mengenalkan bentuk geometri baru yang mematahkan perspektif khas zaman Renaisans. Sesuatu yang kemudian memberi definisi baru pada keindahan seni.

Sumbangan Picasso bagi dunia penciptaan seni tercermin dalam Museum Picasso yang dikunjungi oleh rata-rata 3.000 orang per hari. Karya-karya Picasso yang terkenal juga tersebar pada berbagai museum penting dunia dan menjadi koleksi para pesohor, seperti pada Museum Picasso di Paris yang mengoleksi Potrait of Dora Maar (1937) atau The Acrobat (1918).

Tetapi mengunjungi Barcelona, kota awal pertumbuhan seniman besar ini, dan memasuki museum yang menyimpan karya-karya awalnya sebagai seniman besar tentu sesuatu yang amat menyentuh. Sesuatu yang selalu membuat kita ingin kembali, seperti yang dilukiskan Fariz RM dalam lagunya, Barcelona.

Mungkin esok kukan pergi
Tapi kuberjanji
Pasti diriku kembali
Untuk cinta yang tertinggal
Di jantung Barcelona….

Jakarta, 14 Juli 2012
*) Mubha Kahar Muang, pernah menjabat Anggota DPR RI dan dikenal vocalis DPR di Masa Orde Baru 


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini