Makassar Zona Merah Covid-19, Basdir : Hati-hati ke Pasar Tradisional, Banyak Corona!

Basdir - Direktur PD Pasar Makassar

Penyebaran virus corona masih tidak terbendung. Virus ini hanya bisa dicegah dengan cara menghindarinya. Jangan bergerombol, rajin cuci tangan dan pakai masker. Hindari ke pasar-pasar tradisional. Jika disiplin terhadap protokol kesehatan kurang, corona menyebar.

menitindonesia.com, MAKASSAR – Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya, Basdir, gusar. Rendahnya penerapan disiplin protokol kesehatan di tengah keramaian pasar-pasar tradisional, membuatnya cemas, corona atau Covid-19 itu, makin menyebar, menginfeksi semua orang.

Suasana Pasar Tradisional di Makassar

Mantan Anggota DPRD Kota Makassar itu, menyarankan setiap orang dari zona merah penularan Covid-19, mengurungkan niatnya mendatangi pasar. Basdir khawatir, pembeli maupun pedagang dari zona merah penularan Covid-19, berpotensi membawa virus masuk ke pasar-pasar dan menambah jumlah kasus positif di Makassar – hari ini sudah mencapai angka 5 ribu lebih.

“Kan data kunjungan ke pasar jauh lebih tinggi ketimbang orang ke mall. Kalau saran kami sebetulnya kalau bisa RT, RW, kelurahan memblok warganya yang ada di zona merah itu untuk tidak ke pasar,” ujar Basdir saat dihubungi, Jumat (24/7), kemarin.

PD Pasar Makassar Raya terus mengawasi pergerakan aktivitas perdagangan di seluruh pasar di Kota Makassar. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan di beberapa pasar diakuinya, masih sangat sulit dikontrol.

Menurut Basdir, jumlah pengunjung pasar di Makassar sangat tinggi meski penularan Covid-19 masih terjadi. PD Pasar bahkan kesulitan mengatur jam operasional pasar-pasar tradisional terutama pasar yang melayani pembeli sejak pagi hingga malam.

Malah, anggapan sebahagian orang awam, menganggap new normal yang diterapkan pemerintah, seakan-akan keadaan sudah normal dan corona sudah tak ada. “Warga banyak yang keliru menanggapi new-normal ini. Mereka menganggap tidak penting lagi menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. Tak ada lagi istilah jaga jarak,” ujar Basdir cemas.

Rendahnya kedisiplan pedagang menerapkan protokol kesehatan, menambah kekhawatiran PD Pasar Makassar terhadap warga dari red zone Covid-19, membawa virus ke pasar.

“Itulah yang menurut saya paling banyak di situ, karena susah dikontrol semua karena itu ada juga pasar lingkungan, bahkan ada pasar tidak berada dalam kewenangan kami seperti Pasar Panaikan,” terang Basdir

Karena khawatir penularan Corona dibawah oleh warga dari zona merah Covid-19, Basdir menyarankan pembeli bisa melalukan transaksi secara daring yang telah difasilitasi PD Pasar Makassar agar tidak terjadi penumpukan di pasar konvesional.

Kendalanya, kata Basdir, tak semua pasar atau pedagang di pasar-pasar tradisional Makassar menerapkan sistem belanja secara online. Eks legislator tersebut berharap Pemerintah Kota Makassar membantu PD Pasar Makassar Raya agar mensosialisasikan belanja online.

“Pemerintah kota Makassar membantu kami dalam hal sosialisasi dan menggunakan aplikasi pemesanan ini sehingga menjadi contoh warga. Aplikasi baruga pasar mall tronik. Ada juga pemesanan offline, menelfon langsung ke admin kami,” kata dia. (bes)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini