Dulu Berseberangan Danny Pomanto, Kini Berjuang Bersama ADAMA

Cicu, Ustaz Ije, Danny Pomanto dan RMS - SATU perahu di Pilkada Makassar 2020. (Foto: TimDP-Ftm)
Dinamika Pilkada Makassar – Cicu dan Ije, keduanya bekas Legislator di DPRD Kota Makassar pernah berseberangan Danny di Pilkada 2018. Sekarang, kedua politisi muda tersebut, masuk dalam barisan utama pemenangan Danny-Fatma di Pilkada  Makassar 2020.
menitindonesia.com, MAKASSAR – Andi Rachmatika Dewi (Cicu), mantan calon Wakil Walikota berpasangan Munafri Arifuddin di Pilkada Makassar 2018, dan calon pendamping Syamsu Rizal (Ical) di 2018, Iqbal Djalil, kini makin solid dibarisan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) di Pilkada Makassar 2020.
Baik Cicu maupun Ustadz Ije (sapaan Iqbal Djalil), berkomitmen untuk all out memenangkan pasangan nomor urut 1 Danny-Fatma. Alasannya, untuk saat duet Danny-Fatma paling ideal dan punya pengalaman dan konsep yang mumpuni serta tidak diragukan lagi komitmennya.
Khusus Ije, tak sendirian berada di barisan pemenangan Danny-Fatma. Ada relawan santri dari Ije Community yang siap berjuang bersama Danny-Fatma. Dua komunitas ini memang selalu berada di garda terdepan dalam aktivitas keummatan Ustaz Ije.
“Kita akan maksimalkan relawan santri dan Ije Community,” ucap Ustaz Ije kepada awak media, Senin (28/09).
Mantan Anggota DPRD Makassar dari PKS itu  menilai, pasangan Danny-Fatma adalah paket pemimpin yang komplet. Kata Ije, keberanian Danny menggandeng Fatmawati Rusdi, yang juga mantan anggota DPR RI itu,  patut mendapatkan apresiasi dari semua pihak.
“Soal kehadiran Fatma, hanya Pak Danny sosok kandidat yang mengakomodir keterwakilan perempuan di Pilkada Makassar ini. Ini tentu harus mendapat apresiasi dari semua kalangan. Kehadiran Fatma sebagai berpaket Danny saling melengkapi,” ujar Ije yang dua periode duduk di DPRD Makassar, itu.
Ia pun menilai sosok Danny sebagai figur yang kepemimpinannya masih sangat dirindukan oleh masyarakat. Sebab banyak peninggalan-peninggalan monumental yang ditorehkannya saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar periode 2014-2019.
“Bagi saya, Pak Danny adalah sosok kandidat yang saat ini tepat memimpin Makassar. Jika kandidat lain baru berjanji, Danny sudah bekerja, memberikan sumbangsih yang nyata bagi pembangunan Kota Makassar selama ini,” beber Ije yang gambar berpasangannya sempat beredar bersama Ical sebelum batal mendaftar di KPU pada Pilkada 2018.
Soal urusan keumatan, kata Ustaz Ije, Danny juga sudah menunjukkan kepedulian yang begitu tinggi. Fakta itu pulalah yang membuat tekad ketua Yayasan Buq’atun Mubarakah (Pondok Pesantren Darul Aman Gombara) itu semakin bulat untuk memenangkan Danny-Fatma.
“Berbicara pada ranah keumatan, Pak Danny sudah tidak asing lagi. Sangat besar pengaruh pemikiran dan gerakan beliau terhadap gerakan keumatan dan keragaman di Kota Makassar selama ini. Sehingga, saya pun hadir untuk memberikan doa serta dukungan agar kembali melanjutkan pembangunan 5 tahun mendatang,” tegas Ustaz Ije.
Arah dukungan Ustaz Ije untuk Danny-Fatma sendiri sejatinya sudah terlihat sejak momen deklarasi pasangan ini, 3 September lalu. Saat itu, Ustaz Ije juga turut hadir di atas kapal pinisi di bibir Pantai Losari, tempat deklarasi Danny-Fatma.
Ustaz Ije didaulat membacakan doa saat deklarasi, sekaligus sebagai imam salat magrib berjemaah. Ibadah salat magrib itu diikuti sejumlah pengurus partai pengusung dan pendukung pasangan Danny-Fatma. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini