Guru Paud Lorong Rindu Sosok Pemimpin Seperti Danny Pomanto

Guru Paud Lorong, Hasna curhat sambil meneteskan airmata. Ia tak tega mendengar Danny terus-menerus dizolimi. Menurutnya, sejak memimpin Makassar, Danny telah berbuat banyak untuk warga, terutama Guru Paud di Lorong. (FotoTimDP-Ftm)
Curhat –  Hasna, Guru Paud Lorong, bicara terbata-bata. Kadang ia terisak. Rasa empati terhadap Danny Pomanto membuatnya meneteskan air mata. “Bapak terzolimi,” kata Hasnah.
menitindonesia, MAKASSAR – Kerinduan para Guru Paud Lorong di Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini kepada sosok Danny Pomanto tersalurkan saat sesi dialog dibuka oleh panitia Kampanye.
Hasnah, salah satu guru paud lorong menyampaikan keluhannya, ia mengatakan, bahwa selama bukan lagi Danny Pomanto menjabat sebagai Walikota Makassar, nasib Guru Paud Lorong tidak lagi mendapat perhatian.
“Pak, terima kasih karena bapak maju kembali di Pilkada 2020 ini. Jujur pak, nasib kami para Guru Paud Lorong sudah tidak jelas lagi, dengan majunya bapak di Pilwali ini kami tidak henti-hentinya berdoa dan bekerja untuk memenangkan Danny-Fatma di Pilkada,” ucap Hasnah, Selasa (20/10/2020).
Dia mengaku sedih. Dan, ia berempati terhadap Danny yang terus menerus diterpa berbagai kampanye hitam.  “Maaf Pak Danny, saya sedih bahkan saat ini saya harus lampiaskan kesedihan ini, terlalu banyak ujian yang bapak harus lalui,” ucap Hasnah dengan suara terisak menahan tangis.
“Bapak telah difitnah, ingin digagalkan untuk ikut Pilkada 9 Desember 2020, kami tidak ingin bapak jadi korban politik untuk yang kedua kalinya,” kata Hasnah.
Menurutnya, warga di wilayahnya percaya, Danny sosok pemimpin yang dekat dan mengerti kondisi masyarakatnya. “Apalagi memilih ibu Fatma sebagai wakilnya nanti, kami semakin yakin bahwa, Danny-Fatma akan membawa banyak perubahan dan kesejahteraan bagi kami, warganya yang berada di bawah,” ucap Hasnah. (adezakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini