Ketua Pemuda Khonghucu Puji Program DILAN yang Pro-Milenial

Tokoh muda Tionghoa, Erfan Sutono. (Foto: Istimewa)
Pemuda Konghuchu DILAN – Anak muda milenial berbondong jatuhkan ke pilihan ke DILAN. Anak muda Tionghoa pun tak mau ketinggalan. Juga ikut dalam barisan mengantar Deng Ical menuju Balaikota di Pilkada 2020. 
menitindonesia, MAKASSAR – Tokoh muda Tionghoa, Erfan Sutono, memuji sejumlah program pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda, yang mampu menjawab berbagai problematika klasik dan kekinian di Kota Makassar. Hal lain yang patut diapresiasi adalah paket dengan jargon DILAN itu mempunyai program yang sangat pro-milenial.
Ketua Pemuda Khonghucu Sulsel itu mengungkapkan program DILAN yang pro-milenial, antara lain bantuan modal start-up hingga Rp100 juta dan rumah kreatif alias kreative center (Kece). Selain itu, pasangan doktor dan dokter tersebut juga mendukung pengembangan start-up dan e-sport yang kadang oleh sejumlah pihak dianggap sebatas ‘permainan’ anak muda.
“Kita senang ada kandidat yang peduli dengan generasi milenial. Hadir dengan program yang pro-milenial dan kita nyambung ngomongnya. Ya itu karena DILAN, apalagi Fadli Ananda memang representasi anak muda itu sendiri,” ucap Erfan, Rabu (28/10/2020).
Kehadiran DILAN di Pilwalkot Makassar 2020, Erfan mengemukakan membuka mata pihaknya dari generasi muda untuk bangkit dan semangat mengawal pemerintahan yang lebih baik. Hal itu karena DILAN membuka ruang bagi milenial untuk berpartisipasi memberikan kontribusi untuk membangun daerah.
Selain itu, DILAN di mata Erfan merupakan sosok pluralis yang mampu merangkul seluruh pihak. Olehnya itu, tidak ada keraguan baginya untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon usungan PDIP, Hanura dan PKB itu.
“DILAN membawa harapan buat kita, kelompok milenial yang selama ini kerap kali kurang mendapatkan ruang dan kepercayaan untuk berbuat, berkreasi membangun daerah. Nah, DILAN hadir dengan komitmen disertai program yang mendukung pengembangan generasi milenial sekaligus memberikan semangat dan kepercayaan diri bagi milenial untuk membangun daerah,” ujar pengurus KNPI Sulsel itu.
Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, sebelumnya menyampaikan pihaknya sudah menyusun beberapa program bidang ekonomi yang menyasar kaum milenial. DILAN berkomitmen memberdayakan generasi muda lantaran potensi dan peluang yang ada memang sangat menjanjikan. Ia yakin di tangan milenial, Makassar akan lebih maju dan berkembang.
“Kaum milenial kini sangat dominan dan punya potensi menjanjikan, makanya tidak boleh diabaikan, mesti diberi kesempatan. Saya punya keyakinan besar bahwa kaum milenial bila diarahkan dengan baik akan mampu membawa Makassar jauh lebih baik dari saat ini. Mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi Makassar,” terang dia.
Kader Muhammadiyah itu melanjutkan beberapa program ekonomi DILAN untuk milenial adalah Rumah Kreatif atau Kreatif Center (Kece). Lewat program ini, pihaknya mendorong kebijakan co-working sebagai wadah kreasi pemuda pada semua kecamatan/kelurahan dalam bentuk pusat kreativitas dan kolaborasi.
“Kita juga agendakan coaching clinic berupa program pelatihan, inkubasi dan pendampingan untuk jadi pengusaha pemula,” ucap mantan Wakil Wali Kota Makassar ini.
Tidak berhenti sampai di situ, DILAN juga menyiapkan bantuan modal untuk start-up atau perusahaan rintisan. Pasangan doktor dan dokter ini berkomitmen mendorong anak muda Makassar turut mengembangkan start-up mengingat besarnya potensi bisnis tersebut. Banyak start-up lokal yang kini menjadi perusahaan besar, seperti Gojek dan Bukalapak.
“Kita mau ada start-up dari Makassar yang berkembang dan menjadi besar. Bila itu terealisasi, percaya dan yakin ekonomi Makassar akan terdongkrak. Makanya, kita siapkan bantuan modal hingga Rp100 juta per start-up,” tukasnya. (*)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini