WASHINGTON, DC - DECEMBER 17: Vice President Mike Pence leaves the U.S. Capitol building after joining Republican Senators during the Tuesday after luncheon on Capitol Hill in Washington, D.C., December 17, 2019. (Astrid Riecken For The Washington Post via Getty Images)
Suntik vaksin Covid-19 Pfizer – Donald Trump–meski tak terpilih lagi jadi Presiden–dipuji karena dalam tempo singkat-singkatnya, menemukan vaksin virus corona (Covid-19). Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, memulai suntik vaksin itu ke tubuhnya. “Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang, vaksin ini aman untuk dilakukan,” kata Mike Pence.
menitindonesia, NEW YORK – Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Medis Walter Reed pada hari Jumat (18/12/2020) kemarin.
Ia menjadi orang pertama di Amerika Serikat yang disuntik vaksin Covid-19 Pfizer bersama dengan istrinya, Karen, dan Ahli Bedah Umum Jerome Adams. Vaksinasi ketiganya disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.
Mike Pence yang merangkap Kepala Satuan Tugas Virus Corona Gedung Putih memuji keberhasilan pemerintahan Presiden Donald Trump dalam mendapatkan vaksin. Ia menyebutnya sebagai suatu keajaiban lantaran vaksin Covid-19 dapat ditemukan dalam waktu singkat.
“Vaksin rata-rata, saya diberitahu oleh para ahli, biasanya membutuhkan waktu antara delapan dan 12 tahun untuk dikembangkan dan diproduksi dan didistribusikan. Tapi kita berada di jalur yang tepat di Amerika Serikat untuk mengelola jutaan dosis untuk rakyat Amerika dalam waktu kurang dari satu tahun,” katanya dikutip dari CNN.
Proses vaksinasi Mike Pence turut dihadiri oleh staf medis RS Walter Reed, anggota satuan tugas utama, Anthony Fauci; Administrator Pusat Layanan Medicare & Medicaid, Seema Verma; Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Robert Redfield; dan kepala staf Pence, Marc Short.
Sementara itu, presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden, rencananya divaksinasi Covid-19 pada pekan depan, kata seorang pejabat transisi. Joe Biden yang berusia 78 tahun masuk kategori orang berisiko tinggi terkena virus corona karena usianya.
“Saya tidak ingin menjadi yang terdepan tetapi saya ingin memastikan kami menunjukkan kepada orang-orang Amerika bahwa tindakan itu aman untuk dilakukan,” kata Biden dalam sebuah acara pada Rabu pagi, dikutip dari Reuters, Kamis, 17 Desember 2020.
Namun tim transisi Biden tidak mengatakan kapan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris akan mendapatkan vaksin.
Adapun Presiden Donald Trump belum diketahui kapan divaksinasi. Ia akan mendapatkan vaksin setelah tim medisnya menentukan yang terbaik, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany. Trump pernah dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu. #andiesse