Terpilih Ketum DPP Permas 2021-2025, Deng Ical Lirik Potensi Gas di Kepulauan Selayar

Ketua Umum Permas, Syamsu Rizal MI. (Foto: Ist_menit)
menitindonesia, MAKASSAR – Mantan Wakil Walikota Makassar Syamsu Riza MI, terpilih sebagai Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Selayar (Permas) Periode 2021-2025 pada Mustawarah Nasional ke X di Hotel Aston Makassar, Sabtu (3/4/2021), malam.
Deng Ical (panggilan Syamsu Rizal MI) terpilih setelah mendapat 56 suara mengungguli tiga kandidat lainnya, masing-masing, Dra Hj Andi Cenranawati (29 suara), Dr Ir Usman Arsyad (4 suara), dan dr. Kaswati T Zeed Basalama (3 suara). Total jumlah Surat suara sah pada pemilihan melalui voting tersebut sebanyak 92.
Munas yang berlangsung sejak pagi 3 April 2021 itu dibuka oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar H Basli Ali.
Dalam sambutannya, Basli menitipkan harapannya untuk Permas sebagai organisasi paguyuban orang Selayar yang anggotanya tersebar di seluruh Nusantara.
Dia berharap, Permas mampu mengambil inisiatif untuk ikut mendorong pengelolaan sumber daya Selayar yang sangat potensil potensil.
“Salah satu pontensi yang dimiliki Kepulauan Selayar, yakni Selat Selayar yang dilalui tak kurang dari 500 kapal-kapal besar dari Timur ke Barat (PP) Indonesia, 560 Km garis pantai Selayar dan kawasan Maritim Selayar yang sangat kaya potensi,” ungkap Basli Ali.
Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Permas, Deng Ical mengatakan kepengurusannya nanti bertekad untuk membuat Permas menjadi lokomotif ganda bagi Pemerintah dan Diaspora Selayar.
“Wirausaha dan pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu program unggulan yang segera diranpungkan, termasuk untuk merangsang value advantage bagi komoditas utama selayar, antara lain hasil laut dan jambu mente, termasuk potensi pusat distribusi minyak dan gas di Selayar,” kata Deng Ical.
Sementara itu, Ketua Sidang Munas X AM Dirwan, mengatakan pelaksanaan Munas diikuti oleh perwakilan dari propinsi selurih Indonesia, di antaranya yang hadir DKI Jakarta, Papua, Papua Barat, Kaltim. Sultra, Kalsel, Maluku, Kepri dan beberapa Provinsi di Indonesia. (andi ade zakaria)