Temui JK, Taufan Pawe Jelaskan Paradigma Baru Golkar Sulsel, Tak Ada Lagi Bayar-Bayaran

Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe saat bertemu JK di Jakarta. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Ketua Terpilih Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe, mendatangi kediaman pribadi mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021), malam, kemarin.
JK dengan mengenakan peci haji warna putih dipadukan baju kokoh warna putih dengan memakai sarung rumahan, menerima kedatangan Taufan Pawe.
Menurut Taufan Pawe, kunjungannya itu hanyalah silaturahmi biasa kepada sesepuh dan tokoh Golkar.
“Beliau tokoh senior Golkar, pernah menjabat sebagai ketua umum. Beliau juga tokoh Sulel yang sangat dihormati. Sudah sepantasnya saya meminta restu dan doa kepada beliau,” kata Taufan Pawe seperti dikutip dari online manifesto.id.
Saat bertemu JK, Taufan menyampaikan perkembangan dan dinamika Partai Golkar di Sulsel. Mulai dari dinamika yang terjadi hingga perombakan struktur partai.
Taufan juga menjelaskan kepada JK, bahwa ia telah menghadirkan paradigma baru di Partai Golkar Sulsel, yakni menjadikan kader beringin sebagai subjek. Apabila kader Golkar telah menjalankan kewajibannya membesarkan Golkar, kata dia, maka hak politiknya akan diberikan secara cuma-cuma.
Selain itu, Taufan juga menyampaikan tidak ada lagi eksploitasi kader seperti kebiasaan bayar-bayaran di Partai Golkar Sulsel kalau ada yang mau jadi ketua atau mendapatkan rekomendasi.
Sementara itu, JK mengapresiasi penyampaian Taufan seraya memberikan saran dan nasehat. JK berharap, Taufan bisa membesarkan Partai Golkar dan tidak ada lagi isu-isu yang bisa meruntuhkan citra Partai Golkar seperti pembayaran jika membutuhkan diskresi atau rekomendasi.
Kepada JK, Taufan menegaskan, bahwa tidak ada lagi istilah bayar-membayar di Partai Golkar Sulsel, dan dia menjamin bahwa tidak ada lagi kader yang membutuhkan diskresi disuruh membayar. Jika ada oknum kader Golkar yang meminta biaya untuk pengurusan dikresi untuk menjadi ketua DPD II, Taufan memastikan akan menindaknya.
“Makanya saya sampaikan orang yang membutuhkan diskresi itu tidak dimintai uang seperserpun. Itu bisa kita buktikan ke orangnya, yang mendapatkan diskresi, itu orang-orang yang memiliki tekad yang kuat sehingga dianggap mampu besarkan Golkar,” ucapnya.
Dia juga menyampaikan ucapan rasa syukyur karena telah diterima oleh JK di tengah kesibukannya.
“Alhamdulilah di tengah kesibukan beliau (JK), masih menyempatkan menerima kunjungan kami dengan terbuka dan sangat ramah,” pungkas Taufan. (andi ade zakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini