Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Maros Gelar Pasar Murah

Bupati Maros HAS Chaidir Syam saat membuka Pasar Murah Maros di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros HAS Chaidir Syam membuka pasar murah Ramadhan yang digelar di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, pada Rabu (5/5/2021).
Pasar murah ini, kata Chaidir, dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1422 H.
“Biasanya sebelum lebaran, harga kebutuhan pokok naik, terutama harga telur ayam, daging ayam, daging dan cabai karena tingginya permintaan. Jadi kita antisipasi dengan pasar murah, supaya tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan,” kata Chaidir Syam.
Ia berharap, harga kebutuhan pokok di pasaran masih bisa dikendalikan oleh pemerintah dan meminta agar para pedagang tidak melakukan kenaikan harga dan tetap menjaga kestabilan harga di pasaran.
“Kita pahami daya beli masyarakat saat ini menurun, sehingga semuanya harus saling membantu, minimal menjaga agar harga tetap stabil untuk mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menghadapi lebaran,” ucapnya.
Dia berharap, pasar murah yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, agar benar-benar dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan pokok jelang lebaran. Menurutnya, kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah menawarkan harga di bawah harga pasar.
Dibanding harga di Pasar Tradisional, harga telur 1 rak di pasar murah, dijual dengan harga Rp39.000 sedangkan di Pasar Trami, harga umumnya berkisar Rp41.000, harga cabai merah di pasar murah hanya Rp18.000 sedangkan di Pasar Tramo dijual Rp25.000.
Semua stand yang ada di Pasar Murah tersebut, diisi dari Balai Penyuluh Pertanian dari 14 Kecamatan, dan diketahui terdapat sekitar 30 stand yang menyediakan kebutuhan pokok. (roma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini