Ini Nyata Karya NA, Air Laut Disuling Jadi Air Tawar, Warga Pulau: Terima Kasih Prof-Andalan

Warga Pulau di Kecamatan Sangkarang, Pulau Lanjukang dan Barang Caddi sudah bisa menikmati air bersih langsung di minum. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Warga Pulau Lanjukkan dan Barang Caddi, kini tak lagi meradang karena kesulitan air bersih (tawar) untuk kebutuhan mandi dan air minum.
Janji Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif, Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah, M.Agr (NA), terpenuhi. Air di laut bisa diubah menjadi air tawar, bersih dan bisa langsung diminum.
Melalui program Air Bersih Siap Minum Teknologi Sea Water Reverse Osmosis (Arsinum-SWRO) yang diprakarsai Prof NA, kini terwujud dan dinikmati warga Pulau Lanjukkan dan Barang Caddi, Kecamatan Sangkarang, Kota Makassar.
“Di pulau kami sudah tersedia air tawar yang bisa langsung diminum. Kami tidak lagi meminta air minum ke daratan sejak ada program Arsinum dari Prof-Andalan, NA,” ujar Haji Jula, warga Pulau Lanjukang, Rabu (2/6/2021).
Dia bilang, perjuangan Prof-Andalan untuk warga pulau sangat luar biasa. Adanya program Arsinum itu, kata dia, melihat mimpinya yang nyata: mendapatkan air bersih dari air laut.
Dalam sebuah video yang beredar di medsos, seorang ibu warga kepulauan pun menyampaikan rasa senangnya. “Kalau tidak ada perhatian Pak NA, mungkin kami masih sulit mendapatkan air minum,” ucap seorang ibu dari pulau tersebut.
Ibu tersebut pun mengatakan, ia bersama seluruh keluarganya akan selalu mendoakan agar NA diberi kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT serta dimudahkan dalam urusannya.
Jula, menambahkan, selain air, warga juga bersyukur karena jalan di pulau Lanjukang sudah diterangi dengan lampu jalan. “Fasilitas di pulau kami sudah dalam kondisi baik. Turis pasti senang kalau datang,” ucapnya.
Selama mereka menghuni pulau, warga di Kecamatan Sangkarang yang terdiri dari beberapa gugusan pulau itu, baru kali ini mereka mendapatkan perhatian dari pemimpin yang mau mendengar dan memberikan solusi terhadap keluhan warganya di pulau.
“Sekarang, kami di Sangkarang, di Pulau Lanjukang dan Barang Caddi tidak lagi merasakan penderitaan yang berkepanjangan terkait air bersih. Air laut bisa kami ubah menjadi air tawar, setelah disuling bisa langsung kami minum. Terima kasih Prof-Andalan,” pungkasnya. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini