Kapolda Metro Jaya Blusukan Bagikan Sembako dan Daging Kurban Kepada Warga

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, saat blusukan membagikan paket sembako dan daging rendang yang diolah dari daging kurban Polda Metro Jaya. Foto: ist_menit)
menitindonesia, JAKARTA – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, memberikan warna pada lebaran Idul Adha 1442H kali ini, dengan cara yang tak biasa.
Fadil mengajak 35 rumah makan Padang kelas UMKM untuk membuat rendang dari delapan ton daging sapi dan membagikannya kepada masyarakat.
Dagingnya dari mana? Dari daging kurban anggota Polda Metro Jaya sendiri.
Dengan kegiatan itulah, jajaran Polda Metro Jaya menjalankan tiga hal sekaligus: beribadah kurban, ikut memberdayakan ekonomi masyarakat yang tengah menghadapi pandemi, seraya tetap menjalankan protokol kesehatan.
Pada Hari Raya Idul Adha 1442 H Polda Metro Jaya menyumbangkan 200 ekor sapi untuk dikurbankan. Sebanyak 80 ekor sapi disembelih dan dibagikan kepada panti asuhan dan majelis taklim.
Sisanya sebanyak 8 ton daging Polda Metro Jaya bekerja sama dengan beberapa restoran padang dalam bentuk rendang. Hidangan rendang siap saji selanjutnya dibagikan langsung oleh Fadil dan petugas pemantau di sejumlah titik kepada warga kurang mampu dan yang sedang melaksanakan isolasi mandiri.
Sebanyak 10 ribu paket sembako dan rendang kurban ini, dibagikan secara bertahap. Mulai Selasa hingga Rabu, 20-21 Juli 2021.
Fadil bahkan turun langsung menemui warga dan berdialog dengan warga. Dia menanyakan penghasilan tukang warung makan selama PPKM. Seorang, ibu mengaku bahwa selama PPKM, penghasilannya turun drastis.
Mantan Kapolda Jatim itu lalu meminta mereka memasak daging rendang dan membagikannnya kepada fakir miskin.
“Ternyata buka restoran padang itu ternyata perjuangan. Rendang itu simbol perjuangan orang rantau. Jadi campur aduk saya ini, antara sendang terus terharu, terus bangga. Jadi enaknya terus campur aduk,” ucap Fadil.
Penyaluran masakan daging rendang, kata Fadil, juga melibatkan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Menurutnya, Bahbimkamtibmas memiliki data di setiap kelurahan di mana yang melaskanakan Isolasi Mandiri (Isoman) dan masyarakat kurang mampu.
“Masyarakat kami kasih rendang, kami kasih beras, mudah-mudahan ini bermanfaat buat yang isoman dan masyarakat kurang mampu,” pungkas Fadil. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini