Sebut Kapolri Serius Mau Berantas Korupsi, Novel Baswedan: Kami Terima Tawaran Jadi ASN Polri

Novel Baswedan dan kawan-kawan di Mabes Polri. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan kawan-kawan, menerima tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri.
“Sulit untuk menolak tawaran menjadi ASN Polri setelah melihat dan mendengar penjelasan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang kami yakini serius mau memberantas korupsi,” kata Novel Baswedan melalui keterangannya, Selasa (7/12/2021).
Polri merekrut 57 mantan pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi ASN Polri dalam rangka memperkuat institusi Polri, salah satunya di bidang pencegahan korupsi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit, kata Novel, memintanya dan teman-temannya untuk melakukan tugas-tugas dalam rangka berbakti untuk kepentingan bangsa dan negara.
“Saya dan teman-teman ingin betul berkontribusi lebih banyak bagi negara dalam rangka memberantas korupsi,” ucapnya.
Novel pun terlihat di Gedung TNCC Mabes Polri usai mengikuti sosialisasi pengangkatan eks pegawai KPK sebagai ASN Polri pada Senin (6/12) kemarin.
Lebih lanjut, Novel mengatakan ia bersedia bergabung dengan Polri sebagai ASN karena melihat ada kesungguhan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi.
“Pak Kapolri, memiliki keinginan kuat, sangat bersungguh-sungguh ingin memberantas korupsi terutama bidang pencegahan,” ucap Novel.
Novel menjelaskan, fenomena korupsi di Indonesia saat ini makin banyak terjadi, bahkan bisa dikatakan lebih masif dan nilai kerugiannya semakin besar.
Di sisi lain, upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK, kata dia, justru semakin menurun.
“Itu terlihat dari upaya pimpinan KPK dalam pemberantasan korupsi yang tidak sungguh-sungguh atau tidak serius. Saya dan kawan-kawan memandang kinerja KPK semakin tidak menunjukkan sesuatu yang sungguh-sungguh atau serius dalam memberantas korupsi,” ujar Novel .
Novel menuturkan, hari ini, Selasa (7/12) dirinya dan teman-temannya yang menerima tawaran ASN Polri akan hadir di Mabes Polri untuk mengikuti uji kompetensi.
Uji kompetensi tersebut dilakukan dalam rangka mengetahui kompetensi masing-masing eks pegawai KPK untuk nanti ditempatkan di bidang tugas sesuai dengan kompetensinya masing-masing.
“Tentunya proses ini belum selesai, semoga proses ini bisa selesai dengan baik, dengan lancar dan semoga niatan untuk bisa memberantas korupsi dengan sungguh-sungguh bisa benar-benar terealisasi,” pungkasnya. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini