Berkunjung ke SMA 1 Bone, Andi Sudirman Bernostalgia di Bangku Belajarnya

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, duduk di atas bangku sekolahnya waktu di SMA 1 Bone. Foto: Ist)
menitindonesia, BONE – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, berkunjung ke UPT SMA Negeri 1 Bone, di Jalan Ternate No 1, Jeppee, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin (28/3/2022).
Setibanya di sekolah itu, Andi Sudirman Sulaiman mengenang masa-masa sekolah pada tahun 1998-2001 di sekolah yang dahulunya bernama SMU 1 Watampone
Gubernur termuda di Indonesia itu, pun berkeliling meninjau sekolah tersebut. Ia lalu memasuki salah satu ruang kelas yang pernah ia tempati belajar saat mengenyam pendidikan SMA.
Saat berada di ruang kelasnya di lantai dua, Andi Sudirman lantas duduk kembali di posisi tempat duduknya. Tepatnya di bangku urutan kedua di dekat jendela.
Pria yang akrab disapa Gubernur Andalan ini pun sempat berbincang mengenang saat dirinya bersekolah.
“Alhamdulillah, sekolahnya jauh lebih baik. Namun fasilitasnya saat ini masih ada yang perlu dibenahi,” kata Andi Sudirman.
Tampak Andi Sudirman berdiskusi dengan guru-guru di SMAN 1 Bone. Beberapa diantaranya ada yang masih menjadi guru, bahkan teman seangkatannya pun sudah ada menjadi guru di sekolah itu.
Guru BK SMAN 1 Bone, Marwah Syarif mengaku, bahwa sosok Andi Sudirman sejak sekolah sangat aktif berorganisasi dan cerdas.
“Anaknya ramah, sabar, aktif organisasi. Dia siswa top, aktif di Pramuka dan OSIS, semoga dia senantiasa diberi kesehatan dalam memimpin Sulawesi Selatan lebih baik,” tandasnya.
Guru lainnya bernama Ahriani mengakui jiwa kepemimpinan Andi Sudirman sudah nampak sejak duduk di bangku SMA.
” Saya pernah se-kelas sama beliau. Waktu itu, memang sudah menunjukkan jiwa kepemimpinannya, berani berbicara dan sosoknya yang ramah dengan teman-temannya, supel dan karakter senyum yang khas kepada siapa saja yang ditemui,” akunya.
Melihat sosok Gubernur saat ini, kata dia, solidaritasnya sangat menonjol.
“Dia patut menjadi teladan, dengan sikapnya yang rendah hati, tidak lupa teman-teman dan guru-guru meskipun sudah menjadi Gubernur. Bahkan di sela kesibukannya, beliau selalu menyempatkan untuk berjumpa dengan teman-teman alumninya. Meskipun beliau sudah mendapatkan jabatan tinggi tapi beliau tidak lupa diri dari mana dia berasal, kebersahajaannya, kesetiakawanannya, tawaddunya serta kesederhanaannya patut jadi tauladan,” bebernya. (andi esse)