Gelar Aksi Unjuk Rasa 11 April, HMI Cabang Maros Tolak Perpanjangan Jabatan Presiden dan Tolak Kenaikan BBM

Demonstrasi 11 April 2022 HMI Cabang Maros, tolak tunda pemilu dan tolak kenaikan BBM. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Maros menggelar unjuk rasa 11 April 2022 untuk menolak amandemen UUD 1945 dan menolak perpanjangan jabatan presiden, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB), Turikale, Maros, Senin (11/4/2022).
Mereka melakukan longmarch di jalan poros Maros-Pangkep menuju titik aksi di depan Kantor Damkar, samping kantor Bupati, dan di PTB.
Koordinator Lapangan Aksi, Chaidir Syahputra, menyampaikan orasi dan tuntutannya. Selain mencegah perpanjangan masa jabatan Presiden dan menolak tiga periode jabatan, mereka juga menyuarakan penolakan kenaikan harga bahan pokok, termasuk menuntut agar mafia minyak goreng segera ditangkap dan diadili.
HMI Cabang Maros, juga menyuarakan penolakan terhadap kenaikan BBM dan kenaikan pajak pendapatan nasional daro 10 persen menjadi 11 persen.
“Kami menolak perpanjangan masa jabatan presiden denganc ara menunda Pemilu, juga menolak masa jabatan presiden ditambah tiga periode. Siapapun yang menyuarakan hal tersebut, mereka adalah perusak-perusak demokrasi dan pengkhianat-pengkhianat bangsa,” kata Chaidir Saputra.
Setelah melakukan orasi di titik aksi pertama, para demonstran kembali melakukan longmarch ke Gedung DPRD Kabupaten Maros, di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Turikale, Maros.
Tampak Kepala Polres Maros, AKBP Fathu Rochman, turun lapangan langsung memantau aksi unjuk rasa ini. Hingga selesai membawa aspirasi ke DPRD Maros, pelaksanaan aksi unjuk rasa ini berlangsung damai dan tertib. (asrul nurdin)