Kukuhkan Pengurus IKA SMAN 6 Makassar, Rudianto Lallo: Meski Sekolah Dipinggir Kota, Tapi Alumninya Harus Tampil di Depan

Ketum IKA SMAN 6 Makassar Rudianto Lallo mengkukuhkan Angkatan 98. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Ketua Umum IKA SMA Negeri 6 Makassar, Rudianto Lallo, mengukuhkan pengurus Angkatan 98 IKA SMAN 6 Makassar periode 2022-2025, di Wisata Kebun Kabupaten Gowa, Minggu 31/7/2022.
Pengukuhan sekaligus family gathering ini, menampilkan seluruh pengurus dengan busana putih abu-abu, layaknya siswa yang duduk di bangku sekolah SMA.
Rudianto Lallo menyampiakan, kehadiran IKA SMAN 6 Makassar semata-mata sebagai wadah untuk saling berbagi pengalaman sekaligus mempererat silaturahmi kembali setelah meninggalkan sekolah.
“IKA ini hadir bertujuan saling membantu, saling memberikan informasi dan saling menguatkan satu sama lain,” kata Rudianto Lallo saat memberikan sambutan.
Politikus yang dikenal dengan tagline “Anak Rakyat” ini, menambahkan, alumni SMAN 6 Makassar sudah waktunya tampil di mana-mana. Sekolah boleh berkedudukan di pinggiran Kota Makassar, tetapi alumninya tampil terdepan atau menjadi pimpinan di tempat mereka mengabdi atau berkarir.
“Kita sudah semestinya berbangga, Alumni SMAN 6 Makassar sudah ada yang menjabat sebagai rektor, yaitu Prof Husain Syam selaku Rektor UNM. Ada juga menjadi kepala BPN Lutim, Kakanda Muallis Menca, Kepala BPJS bahkan ada yang mejabat di pemerintahan sebagai Ketua DPRD, Angota DPRD, Dirjen di Kementrian Perhubungan RI, Kajari, Pimpinan di TNI dan Polri dan sebagainya,” kata Rudianto Lallo.
Politisi NasDem itu, juga menyebutkan, dengan hadirnya alumni di mana-mana maka sudah sepantasnya saling tarik menarik keatas, memberikan ruang sekaligus membantu kepada yang ingin membangun karir dimanapun mereka berada.
“Sebentar lagi kantor pusat IKA akan hadir, saya ingin gedung ini menjadi pertemuan alumni dan menjadi tempat solusi bagi alumni yang membutuhkan bantuan,” paparnya.
Ketua IKA SMAN 6 Makassar terpilih, Rusdiyan mengatakan, kekuatan IKA adalah kebersamaan, tanpa kekompakan alumni, maka IKA tidak dapat berbuat banyak, sebab tidak memiliki power.
“Bangkitlah, Majulah, Jayalah, merupakan misi yang harus dibangun. Potongan lirik dari mars SMAN 6 Makassar ini menjadi visi misi yang harus diwujudkan dan dijaga bersama,” tandas Rusdiyan. (andi esse)