Respon Orasi Politik Surya Paloh di GBK, Presiden Jokowi: Semua Akan Dimaksimalkan, Termasuk Pemberantasan Korupsi

Presiden Jokowi bersama Surya Paloh. Saat itu Jokowi - Surya Paloh masih baik-baik saja. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi sorotan Ketua Umum Partai NasDem Drs Surya Darma Paloh atau Surya Paloh terkait gerakan revolusi mental yang dicetuskannya belum dapat memenuhi harapan.
Ditanya terkait pernyataan bekas anggota koalisi pendukungnya itu, Jokowi tak menanggapi terlalu jauh. Ia hanya mengaku akan memaksimalkan semua program dan konsepnya, termasuk gerakan revolusi mental.
BACA JUGA:
Hari Jadi ke-354 Usung Spirit Sulsel Andalan Indonesia, Ini Maknanya
“Semua yang belum maksimal, dimaksimalkan. Jangankan revolusi mental, gerakan pemberantasan korupsi, juga akan dimaksimalkan,” kata Jokowi di Istana Negara, Senin (17/7/2023).
Sebelumnya, seperti dikutip dari media ini, Surya Paloh mengungkapkan kekecewaannya karena konsep gerakan revolusi mental yang dicetuskan Jokowi saat menjadi capres tidak bisa memenuhi harapan. Padahal, menurut Surya Paloh, konsep itulah yang menjadi alasannya mendukung Jokowi di Pilpres 2014.
BACA JUGA:
Presiden Jokowi Lantik Budi Arie Setiadi Jadi Menkominfo Gantikan Jhonny G Plate, Posisi SYL Aman Hingga Akhir
Surya Paloh mengungkapkan, saat itu Partai NasDem mendukung Jokowi secara totalitas karena berharap ada kemajuan dalam berbangsa dan bernegara. Namun, Paloh menyatakan semua harapannya itu tak ada yang menjadi kenyataan.
“Kita yakin progres perjalanan kemajuan berbangsa dan bernegara akan jauh lebih hebat seperti apa yang kita harapkan. Tapi sayang seribu kali sayang, harapan belum menjadi kenyataan,” jelasnya. (AE)