Berkehendak Mengembalikan Kejayaan Bone di Sektor Maritim, Pemkab dan Pengusaha Kapal Dukung Impian Pj Gubernur Sulsel

FOTO : Silaturahmi Pengusaha Kapal selam Kabupaten Bone Bersama Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin
menitindonesia, BONE – Kejayaan Bone di sektor maritim dapat dimaksimalkan dengan mengangkat kembali kejayaan Bone sebagai pusat logistik. Sehingga dengan dukungan kabupaten dan kota lainnya, dapat mewujudkan Kawasan Ekonomi Teluk Bone.
Hal itu dikemukakan orang nomor wahid Sulsel, Bahtiar Baharuddin dalam ajang silaturahmi dengan Pengusaha kapal yang ada di Kabupaten Bone dan sekitarnya, di Caralla Cafe, Jalan Lapawawoi Karaeng Sigeri, Bone Selasa (23/1/2024).
Dalam pertemuan silaturahmi itu, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar mengajak agar para pengusaha kapal berkontribusi dalam pengembangan kawasan ekonomi pelabuhan. Ia juga menyampaikan mimpi besarnya untuk kejayaan Bone di sektor maritim.
Bahtiar percaya bahwa dengan memperhatikan infrastruktur pelabuhan dengan baik dan mendukung serta meningkatkan kerjasama antara pemerintah daerah dan para pengusaha kapal lokal, potensi ekonomi di sektor maritim dapat ditingkatkan secara signifikan. Serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Sulsel.
“Seluruh hasil bumi kita tarik melalui pelabuhan laut, memang sekarang pelabuhannya sudah ada. Tapi sekarang hanya pelabuhan orang, bukan pelabuhan kontainer,” ungkapnya. Olehnya itu ia mengajak para pengusaha kapal berpatisipasi mengembangkan Kawasan Ekonomi Pelabuhan. Dan area dikembangkan di sekitar pelabuhan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdagangan.
“Kawasan ini memiliki peran penting dalam memfasilitasi aktivitas logistik, industri, dan perdagangan internasional. Dalam kawasan ekonomi pelabuhan, terdapat berbagai fasilitas dan infrastruktur yang mendukung dalam kegiatan ekonomi. Contohnya adalah dermaga kapal-kapal kargo, gudang penyimpanan barang, fasilitas bongkar muat, serta sarana transportasi,” urainya.
Tujuan dari pengembangan kawasan ekonomi pelabuhan adalah untuk meningkatkan efisiensi distribusi barang dan meningkatkan daya saing wilayah tersebut dalam perdagangan juga dapat menjadi pusat industri atau manufaktur.
Termasuk mendukung program yang saat ini masif dicanangkan, termasuk di Bumi Arung Palakka ini, yakni ketahanan dan kedaulatan pangan, seperti budidaya pisang cavendish untuk pengangkutan logistiknya via laut.
“Ini pisang cavendish kalau berbuah semua, kita mau bawa lewat mana, ya paling bagus lewat laut,” ucapnya. Sementara pengusaha kapal, Kamaruddin, menyatakan dukungannya. “Kami sangat dukung sebagai upaya menjadi perkembangan Bone luar biasa. Ini juga bisa memancing daerah lain bisa melalui Bone itu (logistiknya) luar biasa,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Bone, Islamuddin melihat semangat dan dedikasi Bahtiar Baharuddin dalam mewujudkan mimpi tersebut. Dia menyambut baik ide inovatif yang disampaikan, dan berjanji akan memberikan dukungan penuh.
“Insya Allah, dalam waktu tidak lama, beliau punya mimpi yang sangat besar untuk mencoba mengembalikan kejayaan Bone. Punya program luar biasa dan wajib hukumnya. Saya selaku Pemkab Bone dan masyarakat Bone mendukung dan mensupport kegiatan ini,” ucapnya.
Bone sendiri memiliki luas 4.559 km persegi, dengan garis pantai 138 km. Memiliki Pelabuhan Pattiro Bajo saat ini sebagai Pelabuhan Pengumpan Regional. Secara historis, Teluk Bone pernah menjadi jalur keluar masuk barang dari dan ke Pulau Sulawesi. (*)