Taruna Ikrar Gaspol HUT BPOM ke-25: Fun Walk, Tanam 1 Juta Pohon, sampai E-Sport

Kepala BPOM Prof Taruna Ikrar melepas peserta fun walk dalam rangka HUT ke-25 BPOM di kawasan Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
  • Kepala BPOM Prof Taruna Ikrar memimpin rangkaian hari ketiga HUT ke-25 BPOM dengan menggelar fun walk bersama ASN dan keluarga, dilanjutkan penanaman 1 juta pohon serentak se-Indonesia, hingga final lomba e-sport Mobile Legend yang diikuti pegawai BPOM dari berbagai daerah.
menitindonesia, JAKARTA — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof Taruna Ikrar membuka kegiatan fun walk dalam rangka hari ketiga peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BPOM, Jumat (30/1/2026). Kegiatan itu diikuti jajaran pimpinan BPOM, aparatur sipil negara (ASN), serta keluarga pegawai.
Taruna mengatakan, peringatan 25 tahun BPOM perlu dimaknai sebagai momentum memperkuat kebugaran dan kebersamaan organisasi. Menurut dia, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan pengawasan obat dan makanan ke depan.
BACA JUGA:
Mella Noviani Bongkar Cara Lansia Tetap Bahagia: PERMA Jadi Kunci Hidup Produktif di Usia Senja
“Usia 25 tahun. Badan POM, kita bersemangat untuk lari dan jalan. Kita menjadi sehat, Badan POM juga ikut sehat, dan maju,” kata Taruna.
Taruna kemudian melepas peserta fun walk dengan menyerukan slogan “Maju BPOM. Yang penting, kita segera berjalan”. Peserta mulai bergerak setelah Taruna mengangkat bendera sebagai tanda start.
Rute fun walk melintasi sejumlah ruas di kawasan Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Peserta bergerak dari Jalan Percetakan Negara VI, melewati Masjid Jami An-Nur di Jalan Percetakan Negara VII, menuju Jalan Percetakan Negara IX, lalu kembali ke area kantor BPOM.
Meski diiringi rintik hujan, kegiatan berlangsung ramai. Panitia mencatat peserta berasal dari internal BPOM, eksternal, serta keluarga pegawai.
Picsart 26 02 02 00 43 12 681 11zon e1769967879214
Infografis rangkaian HUT ke-25 BPOM: fun walk, penanaman 1 juta pohon serentak, hingga final e-sport Mobile Legend.

Penanaman 1 juta pohon

Seusai fun walk, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan peregangan di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika. Agenda berikutnya adalah penanaman pohon.
Penanaman pohon dilakukan serentak dengan target 1 juta pohon. Program itu dilaksanakan di kantor pusat BPOM serta unit pelaksana teknis BPOM di berbagai daerah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengenakan busana wastra nusantara. BPOM menyebut hal itu sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia.
Di kantor pusat BPOM, penanaman pohon dilakukan Taruna bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakhrullah. Tanaman yang ditanam yakni temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan bangle (Zingiber montanum/Zingiber cassumunar).
BACA JUGA:
Pemprov Sulsel Genjot Perbaikan Jalan di Luwu Raya, 7 Ruas Masuk Paket VI
BPOM menilai penanaman temulawak dan bangle merupakan bagian dari pelestarian plasma nutfah lokal. Kegiatan itu juga diarahkan untuk mendorong keberlanjutan ekosistem yang dekat dengan masyarakat, seperti kebun dan pekarangan rumah.
Rangkaian peringatan HUT BPOM juga diisi kegiatan Badminton Executive Fun Match. Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat.
Selain itu hadir Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Ricky Soebagdja, serta perwakilan Sekretaris Jenderal PBSI yang diwakili atlet nasional Daniel Edgar Marvino.
Pertandingan digelar dalam format ganda. Wamenpora berpasangan dengan Taruna melawan Zudan dan perwakilan PBSI.
Pertandingan dimenangkan pasangan Zudan dan perwakilan PBSI dengan skor 21-8.
Pada hari yang sama, BPOM juga menggelar final lomba e-sport Mobile Legend. Pesertanya berasal dari internal pegawai BPOM di berbagai daerah.
Kegiatan final itu turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Wayan Toni Supriyanto. Final mempertemukan tim TRS dari Balai Besar POM di Banjarbaru melawan tim ITDE dari Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat.
Tim ITDE keluar sebagai pemenang. (andi esse)