Rektor Unhas Temui Taruna Ikrar di Jakarta, Jajaki Kerja Sama Pengawasan Obat dan Makanan

Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, MS (kiri) melakukan audiensi dengan Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D. di Jakarta, Rabu (11/2/2024). Pertemuan membahas peluang kerja sama pengawasan obat dan makanan.
  • Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, MS, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., di Jakarta. Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis di bidang pengawasan obat dan makanan berbasis sains.
menitindonesia, JAKARTA — Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, MS, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., di Jakarta, Rabu (11/2/2024). Audiensi tersebut diterima langsung di ruang tamu Kepala BPOM RI dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
BACA JUGA:
Bahas Ekonomi hingga Penciptaan Lapangan Kerja, Prabowo Terima 5 Pengusaha Nasional di Hambalang
Prof. Jamaluddin Jompa—akrab disapa Prof. JJ—hadir didampingi jajaran pimpinan Unhas, termasuk Wakil Rektor Unhas serta Wakil Rektor III Unhas yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.H.
Pertemuan Rektor Unhas dan Kepala BPOM RI ini, dilakukan sebagai komunikasi strategis antara dunia akademik dan lembaga negara. Prof. JJ menyampaikan apresiasi atas amanah yang diemban Taruna Ikrar sebagai alumni Unhas yang kini dipercaya memimpin BPOM RI. Penunjukan tersebut merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan figur akademisi dan ilmuwan dunia di garda depan pengawasan obat dan makanan nasional.
Picsart 26 02 11 17 15 31 736 11zon e1770805266550
Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, MS bersama Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D. usai audiensi di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut dibahas sinergi kampus dan lembaga negara di bidang pengawasan obat dan makanan.

Alumni, Kepemimpinan, dan Arah Kolaborasi

Dalam audiensi tersebut, Taruna Ikrar turut menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Jamaluddin Jompa yang baru saja terpilih kembali sebagai Rektor Universitas Hasanuddin untuk periode 2026–2030. Ia mengapresiasi kepercayaan sivitas akademika Unhas yang kembali memberikan amanah kepemimpinan kepada Prof. JJ.
BACA JUGA:
Lebaran 2026 Lebih Ringan, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket hingga Mudik Gratis
Prof. JJ kemudian menjajaki peluang kerja sama konkret antara Unhas dan BPOM RI, khususnya di bidang pengawasan obat dan makanan, riset dan inovasi, penguatan laboratorium, pengembangan sumber daya manusia, hingga kajian kebijakan berbasis bukti ilmiah. Menurutnya, tantangan keamanan pangan, obat, dan produk kesehatan ke depan menuntut kolaborasi yang lebih erat antara kampus dan negara.
“Unhas siap berkontribusi melalui riset, penguatan kapasitas SDM, dan dukungan ilmiah yang sejalan dengan tugas dan fungsi BPOM,” ujar Prof. JJ dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Taruna Ikrar menyambut positif inisiatif Unhas. Ia menegaskan bahwa BPOM RI membuka ruang kolaborasi luas dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan yang modern, adaptif, dan berdaya saing global.
Audiensi di Jakarta ini menjadi pijakan awal bagi Unhas dan BPOM RI untuk menindaklanjuti kerja sama yang lebih terstruktur melalui program bersama dan kesepakatan kelembagaan. Kolaborasi ini diharapkan berdampak langsung pada penguatan perlindungan kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia.
Kalau mau, bro, gue bisa ringkasin jadi versi 500 kata, gaya Kompas lebih lembut, atau dibikinin caption IG + headline medsos biar satu paket. (*)