Bertemu IMF dan Investor Dunia, Menkeu Sebut Kepercayaan ke Indonesia Meningkat

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri pertemuan dengan IMF, Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, serta 18 investor global di Washington DC, Amerika Serikat.
menitindonesia, JAKARTA – Arah kebijakan fiskal Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari lembaga internasional hingga investor global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, sejumlah lembaga seperti International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia, hingga pelaku investasi global menilai Indonesia mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kehati-hatian fiskal.
Penilaian tersebut disampaikan usai rangkaian pertemuan dengan IMF, Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, serta 18 investor global di Washington DC, Amerika Serikat.
Menurut Purbaya, pada awalnya investor mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA:
Dari Rusia, Prabowo Terbang ke Prancis, Bahas Alutsista hingga Energi dengan Macron

Namun, setelah mendapatkan penjelasan komprehensif, pandangan tersebut berubah positif.
“Jadi mereka sangat menyukai penjelasan kita bahwa pertumbuhan ekonomi bisa dipercepat tanpa mengorbankan disiplin fiskal,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia optimistis, kepercayaan tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan arus modal asing ke Indonesia, baik di instrumen pendapatan tetap maupun pasar saham.
“Harusnya tidak lama lagi arus modal akan masuk dan mendorong pasar modal kita ke level yang lebih tinggi,” jelasnya.
Dalam pertemuan dengan IMF, Purbaya juga bertemu langsung Managing Director IMF, Kristalina Georgieva. IMF menilai meski ketidakpastian global masih tinggi, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
Hal ini, kata dia, tidak lepas dari langkah penyesuaian kebijakan yang telah dilakukan pemerintah untuk meredam dampak gejolak eksternal, termasuk kenaikan harga minyak dunia.
“Mereka melihat kondisi Indonesia cukup solid di tengah tekanan global,” katanya.
Sementara itu, Bank Dunia dan lembaga pemeringkat internasional juga memberikan respons serupa. Bahkan, Bank Dunia disebut tertarik menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut dengan Indonesia.
“Keraguan soal kemampuan kita menjaga fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, sekarang sudah mulai hilang,” tambah Purbaya.
Pemerintah pun berharap sentimen positif ini dapat memperkuat posisi Indonesia di mata global serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.