Jelang Ramadan, Pemprov Sulsel dan Bulog Matangkan Rakorda Satgas Saber Pangan

Suasana rapat pemantapan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan.
menitindonesia, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) bersama Perum Bulog, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar rapat pemantapan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wilayah Perum Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Senin (9/2/2026), sebagai langkah awal memperkuat pengawasan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri.
Sejumlah perangkat daerah lingkup Pemprov Sulsel turut terlibat dalam rapat tersebut, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulsel.
Rapat pemantapan yang difasilitasi Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengawal stabilitas harga pangan, mutu produk, dan jaminan keamanan pangan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:
Gubernur Sulsel Terima Peserta NMCC MA XXVI, Dorong Integritas Calon Penegak Hukum

Rakorda Satgas Saber Pengawasan Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/2/2026) di Baruga Lappo Ase. Kegiatan ini akan digelar secara hybrid dan melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur dan pemangku kepentingan.
Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar, Karmila Hasmin Marunta, menegaskan Rakorda memiliki peran strategis sebagai instrumen pengendalian harga komoditas pangan, khususnya menjelang HBKN yang biasanya diikuti lonjakan permintaan masyarakat.
“Diskusi dalam rapat ini penting agar Rakorda besok berjalan optimal dan menghasilkan rumusan yang tepat dalam rangka mengawal HBKN,” kata Karmila.
Ia berharap, melalui Rakorda tersebut, keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen dapat terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan tenang.
Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) 3 Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, AKP Jabbar, menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak, tidak hanya pada pelaksanaan Rakorda, tetapi juga dalam pengawasan lanjutan di lapangan.
“Kegiatan ini tentu akan menguras energi dan anggaran. Namun dengan koordinasi dan diskusi bersama, tantangan tersebut dapat dihadapi secara kolaboratif,” ujarnya.
Melalui rapat pemantapan ini, Pemprov Sulsel bersama seluruh unsur Satgas Saber berharap pelaksanaan Rakorda dapat berjalan optimal dan menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta keamanan pangan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.