Aktifis Warkop dan Penggiat Media Sosial, Ahmad Mabbarani. (Foto: Ist)
Mentang-mentang kenal penguasa – Nama Permadi Arya masuk daftar trending topic di media sosial, khususnya Twitter setelah merendahkan agama dan menghina fisik Natalius Pigai. “Mentang-mentang punya kenalan penguasa lantas dia dibiarkan seenaknya menghina agama dan menghina fisik orang lain, Abu Janda harus minta maaf,” kata Ahmad Mabbarani.
menitindonesia, MAKASSAR – Aktivis warung kopi dan sekaligus penggiat Media Sosial di Makassar, Ahmad Mabbarani mendesak Permadi Arya alias Abu Janda meminta maaf kepada seluruh ummat Islam atas pernyataannya di twitter yang menyebut Islam sebagai agama pendatang dan arogan.
Abu Janda melalui akun Twitter @permadiaktivis1 mencuit soal Islam pada 25 Januari 2021. Dalam unggahan itu, dia menyatakan bahwa agama Islam Indonesia sebagai agama pendatang dari Arab memang arogan lantaran mengharamkan tradisi lokal seperti Sunda Wiwitan dan Kaharingan.
“Pernyataan Abu Janda yang menyebut Islam sebagai agama pendatang dan arogan, telah melukai hati saya sebagai Ummat Islam dan menghina Islam, agama yang saya yakini. Mohon agar dia meralat pernyataannya dan meminta maaf kepada ummat Islam,” kata Ahmad Mabbarani kepada wartawan di Makassar, Minggu (31/1/2021).
Ahmad juga menuturkan, dari kicauan Abu Janda itu, berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat karena akibat kicauannya itu, selain melukai hati ummat Islam, juga telah menimbulkan kegaduhan.
Dia juga meminta polisi tidak melakukan pembiaran terhadap perbuatan Abu Janda yang telah menghina agama Islam dan telah menghina fisik masyarakat Papua melalui cibirannya terhadap bekas komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.
“Apalagi sudah ada yang melaporkannya ke Barekskrim Polri, laporan masyarakat itu harus segera ditindak lanjuti dengan memanggil Abu Janda untuk diperiksa. Jangan dia mentang-mentang dekat dengan beberapa orang yang berkuasa lantas dia dibiarkan seenaknya menghina agama dan menghina fisik orang lain,” ujarnya.
Selain mendorong proses hukum terhadap Abu Janda, menurut Ahmad yang saat ini aktif mengikuti kajian agama, hal yang lebih utama dilakukan adalah Abu Janda segera meralat ucapannya dan meminta maaf kepada ummat Islam. “Kalau dia tidak minta maaf, berarti dia sangat arogan dan merasa memiliki beking yang kuat,” ucap Ahmad.
Sementara, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Slamet Uliandi mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil Permadi Arya untuk menjalani pemeriksaan pada Senin (1/2/2021), besok.
Brigjen Pol Slamet bilang, Abu Janda bakal diperiksa terkait cuitannya yang menyebut Islam adalah agama arogan. “Dia akan diperiksa terkait pernyataannya tentang Islam arogan,” ujar Slamet seperti dikutip dari Tempo.com, Sabtu (30/1/2021), kemarin. (Andi Ade Zakaria)