Gubernur Nurdin Abdullah Ingatkan, ASN Jangan Berpolitik Resikonya Berat

Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah - Gubernur Sulawesi Selatan. (Foto:Istimewa)
ASN harus netral – Dampak dari Pilkada pertama kali dirasakan oleh Aparatur Sipili Negara. Jika ada yang berpolitik dan calonnya kalah, dia pertama kali digusur. Sementara kalau yang didukung menang, dia akan terus menerus dibully dan diancam pelanggaran kode etik dan UU Pemilu. “Kalau mau aman, netral saja dan bekerjalah secara profesional,” kata Gubernur Nurdin Abdullah.
menitindonesia.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Profesor Nurdin Abdullah (NA) ingatkan seluruh ASN untuk tidak ikut berpolitik praktis terutama menjelang Pilkada, 9 Desember mendatang. Dia menegaskan siapa yang ikut berpolitik, pada saatnya nanti akan merasakan akibatnya.
“Loyalitas dalam pengabdiannya kepada bangsa harus ditunjukkan dengan bekerja secara profesional agar tidak menjadi korban politik,” ujar Gubernur Prof NA, Sabtu (10/10), kemarin.
Gubernur NA menginstruksikan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) agar tidak terlibat dalam urusan politik. Pilkada, kata Prof NA,  bisa saja memakan korban, terutama bagi yang tidak paham pemerintahan.
“Dengan kualitas seperti ini, maka sumber daya manusia seperti tenaga dan kontribusinya akan tetap terjaga dan terus digunakan dalam pemerintahan,” bebernya.
Ia mengaku, alumni IPDN adalah gudang orang-orang ahli pemerintahan. Mereka sangat diperlukan dalam mengurus negara yang kaya sumber daya ini.
“Tinggal mengurus negara ini dengan benar, pemerintah hadir, masyarakat mau berubah untuk kemajuan daerahnya,” tutur mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.
Sebelumnya, Nurdin melantik dan mengukuhan Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sulsel.
Adapun yang dilantik sebagai ketua untuk periode 2020-2025 yakni Ilhamsyah Azikin yang juga Bupati Bantaeng saat ini. Hadir juga Ketua DPN IKAPTK yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Drs Akmal Malik. (aliamin)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini