Nico-Victor Rebut Simpati Warga Muslim Tator

Muhammad Sidik Toaga, diapit oleh Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara (NIVI). (Foto: Ist)
Legacy kerukunan – Warga Muslim Tator, sudah merasakan bagaimana kepemimpinan Nico-Victor. Mereka tak memungkiri, kedua pasangan incumbent ini tak hanya membangun fisik Tana Toraja, tapi juga membangun jiwa dan mental masyarakatnya. Toleransi dan kerukunan beragama, diakui tokoh Muslim Muhammad Sidik Toaga sangat terjaga.
menitindonesia, MAKALE – Kepemimpinan periode pertama Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara di Kabupaten Tana Toraja (Tator) sangat dirasakan oleh umat Muslim Tator. Ini terungkap saat diskusi bertajuk “Program Pemerintah Pro Rakyat”  di warkop Makale berlangsung, Jumat (16/10/2020).
Seorang tokoh Muslim dari NU, Mohammad Sidik Toaga, mengungkapkan bahwa empat tahun ini, program keagamaan masa kepemimpinan Nico-Victor, sangat menyentuh komponen kelompok penganut agama. Mayoritas dan minoritas diperlakukan sama oleh keduanya.
Sidik membeber bentuk perhatian Nico-Victor bagi umat Muslim di Tator, adalah menghadirkan lomba LPTQ tingkat nasional. Kata dia, Nicodemus dan Victor telah menghidupkan kembali kegiatan Agama Islam di Tator.
“Nico-Victor berinisiatif menjadikan Tator  tuan rumah lomba LPTQ Provinsi Sulsel. Semua ofisial kabupaten yang hadir terperangah,” kata Muhammad Sidik Toaga yang juga adalah  Ketua Anshor Toraja Raya.
Ia mengaku sangat terkesan pada saat pelaksanaam LPTQ (lomba baca Al Quran) di Tator. Toleransi pemuda Tator diperlihatkan. Banyak pemuda yang terlibat membantu kepanitaan. “Pemuda Gereja pun ikut terlibat menjadi panitia. Era sebelumnya, tidak ada bupati yang siap melakukan seperti itu,” ucap Sidik.
Ia lalu mengulas, sejak Nico-Victor dilantik 2016, program keagamaan dari Pemkab Tana Toraja sangat dirasakan oleh warga. Kata Sidik, kedua pemimpin Tator ini  memperlakukan sama semua kelompok.
Menurutnya, mulai Kristen maupun Muslim hingga Aluk Todolo – aliran kepercayaan pertama di Toraja – semua diberi kesempatan yang sama dalam melaksanakan agenda masing-masing.
“Untuk muslim sendiri, Nico-Victor mungkin saja satu-satunya bupati-wakil bupati non Muslim yang memberangkatkan umrah para Imam Masjid dan Marbot,”  ungkap Sidik.
Selain itu, Sidik juga mengungkapkan, kegiatan dan lomba lomba komunitas islam hidup kembali, padahal sebelumnya, tidak pernah ada. “Seperti lomba Qasidah dan peringatan hari besar Islam diselanggarakan oleh Pemda,” ujar Sidik.
Dia menyebut dirinya dan pemuda Muslim lainnya, sudah menganggap Nicodemus dan Victor Datuan seperti saudara sendiri.
“Kami harus mendukung Nico-Victor menjabat dua periode. Hanya itu bisa kami lakukan, karena kami tak tahu bagaimana menebus kebaikan beliau berdua,” Kata Sidik. (aliamin)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini