Kesimpulan SMRC, Separuh Pemilih Makassar Belum Tentukan Pilihan

Fadli Noor - Juru Bicara Appi-Rahman. Dia melihat hasil survei SMRC menggambarkan posisi Danny Pomanto sangat lemah, karena sebagai petahana masih pada angka 41%, hanya naik 2% dalam waktu tiga bulan.
Survei SMRC– Masih ada sekitar 49% warga Makassar belum menentukan pilihannya. Rekaman survei SMRC yang dirilease, membuat Tim Appi-Rahman makin semangat bekerja. “Biasanya, yang belum menentukan pilihan itu, kecewa dengan petahana,” kata Fadli Noor. 
menitindonesia, MAKASSAR – Kubu Appi-Rahman menanggapi hasil survei Pilkada Makassar yang dirilis SMRC. Dengan 49% pemilih yang belum menentukan pilihan, Appi-Rahman justru termotivasi dengan hasil survei tersebut.
“Ada hasil elektoral yang sangat jauh berbeda dari lembaga yang kami gunakan dibandingkan hasil SMRC,” tanggap Jubir Appi-Rahman, Fadli Noor, Rabu (21/10/2020).
“Kami sekarang justru semakin termotivasi. Karena setelah kami telusuri, SMRC hanya menggunakan 410 responden sampel dengan margin error 5% sehingga sudah sangat tepat SMRC berkesimpulan pada hasil risetnya sendiri bahwa masih sangat banyak warga yaitu 49 persen yang menyatakan baru akan memastikan pilihan ketika waktu pilkada sudah dekat,” lanjut Fadli.
“SMRC juga berkesimpulan bahwa dukungan warga kepada masing-masing calon masih sangat mungkin berubah. Ini tentu jadi pertimbangan dalam membaca hasilnya,” lanjut Fadli.
Seperti yang diketahui, survei SMRC dirilis siang tadi. Paslon ADAMA di posisi pertama . Disusul Appi-Rahman di posisi kedua. Di urutan ketiga dan keempat, pasangan Dilan dan None-Zunnun.
“Appi-Rahman juga menggunakan beberapa lembaga survei nasional untuk memotret hal yang sama karena sangat penting untuk mengukur upaya-upaya elektoral yang telah kami lakukan,” kata Fadli lagi.
Kesimpulan SMRC tersebut, masih menurut Fadli, menunjukkan potensi perubahan elektoral akan sangat drastis dari hasil riset ini dalam sisa waktu yang ada. “Sehingga kami konsisten menggunakan hasil survei internal dengan realibilitas yang lebih kuat,” katanya.
Dia juga mengaku sudah membaca kesimpulan hasil survei SMRC. Dari kesimpulan SMRC tersebut, kata Fadli, secara gamblang SMRC menyampaikan jika masih ada separuh pemilih warga Makassar yang belum menentukan pilihannya.
“Jika ditilik dari pengalaman survei di berbagai Pilkada, hampir dipastikan, pemilih yang belum menentukan pilihannya adalah pemilih yang kecewa dengan Petahana. Jadi perolehan 40 persen itu, sangat minim bagi calon petahana. Itu berarti posisi DP sangat lemah, karena menurut Saiful Mujani sendiri, petahana yang kuat mesti memiliki modal elektabilitas di atas angka 60%,” jelasnya. (adezakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini