KPK Beber NA Kumpul Duit Untuk Bayar Hutang Kampanye

Didatangkan ke Gedung KPK untuk mencocokkan data. (Foto Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Plt Juru Bicara Komisi Peberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri memebeberkan, KPK saat ini sedang mendalami aliran uang kampanye Nurdin Abdullah pada saat Pilkada Gubernur 2018.
“Hingga saat ini KPK masih mendalami aliran uang dari kasus dugaan korupsi NA. Uang tersebut, diduga akan digunakan NA untuk membayar hutang kampanye,” kata Ali Fikri, Selasa (9/3/2021).
Diketahui, KPK membawa Gubernur Sulsel (non aktif) HM Nurdin Abdullah ke Gedung KPK untuk mencocokkan data dan identitas pihak-pihak yang terkait. Namun, ALi Fikri mengatakan, NA didatangkan hanya untuk diminta mencocokkan data saja.
“Masih ditelusuri penyidik, belum masuk ke perkara korupsi, nanti akan diagendakan ke masing-masing pihak untuk diperiksa,” ucap Ali Fikri.
Sementara itu, NA membantah kalau uang yang ditemukan KPK tersebut untuk dia pakai membayar hutang kampanyenya. “Nggak, nggak benar, nanti penyidik yang akan menjelaskan,” ucap NA sambil berjalan ke kendaraan tahanan. (andi ade zakaria)