TBUPP Luncurkan Lima Program Andalan Bupati Pangkep, Menyentuh Langsung Warga dan Tani

TBUPP Press Conference Perkenalkan program unggulan Yusran Lalogau. (Foto: Ist)
menitindonesia, PANGKEP – Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) bersama OPD bidang infrastruktur menggelar jumpa pers terkait launcinig program 100 hari kerja Bupati Pangkep H Muhammad Yusran Lalogau, di Desa Bara Batu Kecamatan Labakkang, Selasa (27/4/2021).
Ketua TBUPP Pangkep Dr Ibrahim Saleh mengatakan, ada lima program unggulan Yusran Lalogau yang akan dilaunching pada hari Jumat, tanggal 30 April 2021 mendatang, yakni perencanaan pola tanam dan penetapan jadwal pola pembagian air untuk 8.500 hektare, penyerahan peralatan kerja petugas pintu air (PPA) dan pekerja saluran (PS) oleh Dinas Pekerjaan Umum, pemberian bantuan benih padi untuk 8.500 hektare oleh Dinas Pertanian, Pembangunan Irigasi Perpompaan Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa oleh Dinas Pertanian, dan pembangunan 550 paket sanitasi untuk 11 desa di tujuh kecamatan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman.
“Program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Pangkep dilakukan secara bertahap. Setelah resmi bidang Sosial dan Kesehatan pekan lalu, kini bidang infrastruktur mulai digenjot untuk mewujudkan misi Pangkep Sejahtera. “Program jemput pasien dari rumah ke rumah sakit hingga ke pulau sudah berjalan. Jumat ini kita sudah memulai di bidang infrastruktur untuk mewujudkan Pangkep Sejahtera,” kata Ibrahim Saleh.
Dalam jumpa pers tersebut, Ibrahim Saleh didampingi Dr Muhammad Yunus. Juga hadir tiga kepala OPD masing-masing, Plt Kadis PU Ir Andi Irwan, Plt Kadis Perumahan dan Pemukiman, Ir Agussalim, serta Plt Kadis Pertanian Andi Sadda.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Pangkep, Agussalim, ST, menyebut sebanyak 550 paket pembangunan sanitasi akan disebar di 11 desa untuk tujuh kecamatan daratan di Pangkep.
“Ke-11 desa itu sudah disurvei dan layak menerima bantuan tersebut. Jadi tidak sekadar diberikan tetapi melalui tahapan dengan beberapa indikator, di antaranya desa yang rawan stunting,” ujar Agussalim, menambahkan.
Hal yang sama juga dipaparkan Kadis Pertanian Andi Sadda. Dia menyebut pemberian bantuan benih pada musim gaduh tahun ini untuk 8.500 hektare lahan pertanian di hampir semua kecamatan di daratan. Selain itu juga ada pembagian bibit jagung dan kacang ijo.
Persoalan lain yang banyak dikeluhkan petani, kata Andi Sadda, di antaranya pembagian pupuk yang tidak merata serta pola pembagian air untuk 8.500 hektare lahan pertanian, akan terjawab dalam program yang dicanangkan Dinas Pertanian serta Dinas PU.
“Pola pembagian air di musim kemarau untuk lahan pertanian kita upayakan bisa merata, sekalipun sumber air dan petugas pintu air masih sangat terbatas. Tetapi kami sudah diback-up petugas dari kepolisian dan TNI untuk menjamin keamanan di tingkat petani,” ujar Andi Sadda. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini