Pengukuhan Kerukunan Keluarga Gowa Bertabur Tokoh Nasional, Daeng Liwang: IKKG Akan Hidupkan Semangat Kepahlawanan dan Budaya Makassar

BPB IKKG 2020-2024 - Ketua Umum Prof Dr H Awaluddin Tjalla Daeng Liwang, Sekretaris Jenderal Mubha Kahar Muang Daeng Ngagi, SE dan Bendahara H.Muchlis Daeng Mase, SE,M.Si. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Sejumlah tokoh nasional asal Sulawesi Selatan ikut bergabung dalam kepengurusan Badan Pengurus Besar Ikatan Kerukunan Keluarga Gowa (BPB IKKG). Susunan poengurus masa bakti 2020 – 2024 dikukuhkan pada hari Minggu (30/5/2021), kemarin.
Pengukuhan ini digelar secara offline dan online. Secara offline, nampak sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid, Prof. Din Syamsuddin dan Hj Mubha Kahar Muang. Dan secara online dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perantau asal Sulawesi Selatan, dan dari Gowa, khususnya, bahkan ada beberapa yang datang dari luar negeri, seperti Moskow, Jepang, Jerman dan lain-lain.
Salah satu tokoh dari Gowa, Andi Pakurimba Sose hadir secara daring dari Moskow mengikuti pengukuhan tersebut . Selama ini, Andi Pakurimba dikenal sebagai orang Enrekang karena ayahnya Andi Sose. Tetapi, ibunya Krg Bau, berasal dari Gowa dan merupakan keturunan dari Sultan Hasanuddin.
Adapun Pengurus inti BPB IKKG yang dikukuhkan yakni Ketua Umum Prof Dr H Awaluddin Tjalla Daeng Liwang, Sekretaris Jenderal Mubha Kahar Muang Daeng Ngagi, SE dan Bendahara H.Muchlis Daeng Mase, SE,M.Si. Acara pengukuhan dihadiri oleh Prof Dr H M Din Syamsuddin selaku pembina IKKG dan Ketua Umum BPP KKSS H.Muchlis Patahna, SH.MKn
Dalam kata sambutannya H.Muchlis Patahna mengatakan Ikatan Kerukunan Keluarga Gowa adalah salah satu pilar kerukukan keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Selama ini, katra Muchlis, IKKG telah memunculkan SDM dari berbagai latar belakang dan tokoh nasional.
“KKG telah memunculkan SDM yang unggul dan melahirkan tokoh-tokoh nasional dan cendekiawan seperti Prof Ryaas Rasyid dan Prof Din Syamsuddin,” kata Muchlis Patahna dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketum BPB IKKG Prof Dr H Awaluddin Tjalla Daeng Liwang, menyampaikan IKKG mulai didirikan tahun 1976 dan telah menghasilkan banyak tokoh dan cendekiawan. Ke depan, kata dia, IKKG akan lebih memfokuskan perhatian pada pendidikan dan penyuluhan kesehatan bagi warga Gowa dalam lingkup IKKG.
”Rencananya, kami akan melaksanakan Rakernas pada tanggal 12 Juni nanti, bertepatan dengan hari lahirnya Pahlawan nasional Sultan Hasanuddin. Setelah itu kami akan mendata anggota IKKB, kemudian mengadakan penyuluhan secara daring tentang pendidikan dan kesehatan,” ucap Awaluddin Tjalla Daeng Liwang
Dia juga mengatakan, di masa pandemi Covid-19, kegiatan IKKG masih bersifat darring dulu, termasuk dalam kegiatan kelompok-kelompok arisan yang dilakukan dalam lingkup IKKG.
Daeng Liwang juga menjelaskan, IKKG juga akan meningkatkan literasi untuk membudayakan bahasa Makassar terutama untuk anak-anak muda yang lahir di tanah rantau dan warga Gowa yang sudah tidak bisa berbahasa Makassar karena lahir dan tinggal di perantauan.
“Rencananya kami akan memberi pelatihan dan mengajarkan pada mereka dua kali sebulan belajar bahasa Makassar terutama yang tinggal di perantauan,” jelas Daeng Liwang didampingi oleh Sekretaris IKKG Mubha Kahar Muang.
Selain mengajarkan bahasa Makassar, kata dia, kegiatan IKKG juga ke depan akan fokus mengenalkan budaya Makassar lewat festival budaya. “Kegiatan festival budaya ini, setelah masa Pandemik covid-19 berlalu. Kami ingin mengenang masa kejayaan dan eksistensi Kerajaan Gowa yang pernah jaya,” ucapnya.
Dia berharap, para pengurus IKKG yang telah dikukuhkan agar aktif menjalankan roda organisasi, menjalin hubungan yang harmonis dan saling peduli (respek) dalam kebersamaan dan penuh cinta.
“Kita berharap, generasi muda Gowa bisa mengenal budayanya dan mengenali sejarahnya dan memelihara nilai-nilai kejuangan yang pernah dimiliki para pahlawan dari Gowa, seperti Sultan Hasanuddin dan Syeik Yusuf al Makassari. Semangat dan nilai-nilai tersebut juga harus dimiliki oleh pengurus,” pungkas Daeng Liwang. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini