Tampil di FGD Nasional STIE Amkop, Syarkawi Rauf: Ekonomi KTI 2022 Moving to Higher Gear

Dr Syarkawi Rauf dan Dr Bachtiar Maddatuang. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Komisaria Utama PTPN IX, Dr Syarkawi Rauf, SE, MA, tampil sebagai narasumber bersama Komisaris Bank Sulselbar, Prof Dr Marzuki DEA, dalam FGD Nasional dengan Topik Outlook Perekonomian KTI 2022, yang diadiri semua Dosen STIE AMKOP. FGD ini dipandu lansung oleh Ketua STIE AMKOP Bahtiar Maddatuang, di Gedung Pasca Sarjana AMKOP, Makassar, Kamis (2/12/2021).
Syarkawi Rauf dalam paparannya, menyebutkan ekonomi di KTI di masa pandemi ini, memang mengalami masa sulit. Menurutnya, hampir semua sektor ekonomi terdampak, bahkan pertumbuhannya menurun hingga minus.
Meski demikian, Syarkawi juga menekankan perekonomian KTI 2020 moving to higher, mempercepat realisasi PEN dan Realisas APBD untuk masyarakat Middle Low, mengembangkan KIMA sebagai integrated Industrial estate dengan sejumlah kemudahan berinvestasi, menjadikan Makassar New Port sebagai pintu gerbang ekspor di pulau Sulawesi.
“Solusinya yang tepat adalah mempercepat realisasi PEN dan realisasi APBD untuk masyarakat midle low (menengah ke bawah), memberikan kemudahan berinvestasi, Makassar New Port harus segera dibuka untuk gerabang di kawasan Sulawesi,” kata Syarkawi Rauf.
Lebih lanjut, Syarkawi juga menyampaikan, salah satu penghambat utama pertumbuhan ekonomi pasca krisis adalah lambatnya realisasi APBD. Hal tersebut, kata dia, sangat mengganggu pertumbuhan ekonomi di daerah yang berdampak langsung pada pereknomian nasional, karena program dan uang mengendap, tidak terealisasi.
Sementara itu, Prof Dr Marzuki Dea, juga menekankan perlunya mendorong kebijakan pemerintah untuk membangun SDM di Indonesia Timur. Menurut Marzuki Dea, potensi SDA yang sangat melimpah, harus dikelolah dengan SDM yang berkualitas.
“Untuk itu, dukungan pemerintah di semua sektor-sektor ekonomi harus serius, agar dapat mengupgrade perekomian KTI sehingga berdampak pada kesejahteraan rakyat di Indonesia timur,” pungkasnya. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini