Kondisi jalan di Dusun Bonto-Bonto, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Maros. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Ketua Umum DPP Gempar NKRI, Akbar Polo, mendesak kepada Bupati Maros, AS Chaidir Syam, agar segera membangun jalan beton di Dusun Bonto-Bonto, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
“Pembangunan jalan beton di Kabupaten Maros harus dilakukan secara merata. Apalagi masih ada asset jalan yang merupakan akses masyarakat yang belum tersentuh cor beton. Ini sebenarnya lebih prioritas dibetonisasi ketimbang jalan yang bukan asset,” kata Akbar Polo melalui keterangannya, Sabtu (18/12/2021).
Lebih lanjut, mantan Ketua BEM FISIP UVRI ini mengatakan, sejak 76 tahun Indonesia merdeka belum menikmati fasilitas jalan yang baik. Sementara, kata dia, ada fasilitas jalan dibangun yang sesungguhnya bukan merupakan akses masyarakat dan bukan asset pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Polo menjelaskan kondisi jalan poros tiga dusun, yakni Dusun Bonto-Bonto, Bara dan Cindakko, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, yang tidak pernah mendapatkan perhatian, meskipun kondisi jalan yang setiap hari dilalui masyarakat itu, sudah sangat tidak layak.
“Sudah 76 tahun Indonesia merdeka, tapi sampai hari ini, jalan menuju desa Bonto Somba belum pernah tersentuh yang namanya jalan beton. Warga di dataran tinggi Kecamatan Tompobulu, terkesan dianaktirikan,” ucapnya.
Ia meminta Bupati Maros Chaidir Syam, agar turun melihat kondisi jalan yang dirasakan masyarakat di wilayah pegunungan Tompobulu itu. Menurutnya, jika akses jalan ini baik, ekonomi masyarakat di wilayah tersebut akan segera tumbuh, karena akses ke pasar sudah lancar.
“Kalau jalanan di dataran tinggi Tompobulu ini sudah diperbaiki, mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat di sana, karena aksesnya ke pasar menjadi lancar. Pasti juga berdampak terhadap pendidikan, karena meningkatnya pendapatan dan jalan yang lancar memudahkan warga menyekolahkan anak-anaknya,” ucap Polo.
Selain itu, Polo sangat menyayangkan sikap Kepala Dinas PU Maros yang lebih memprioritaskan pembangunan jalan milik oknum tertentu ketimbang mengutamakan jalan yang memang dibutuhkan warga masyarakat.
“Kasian masyarakat yang merasa dianaktirikan, kami berharap Bupati segera memprioritaskan pengerjaan jalan di wialayah terpencil, terutama di Desa Bonto Somba, itu,” ujar Akbar Polo.
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam, saat dikonfirmasi terkait kondisi jalan di wilayah dataran tinggi, mengatakan sudah masuk dalam dokumen perencanaan Kabupaten Maros, RPJMD 2021-2026, pembangunan akses jalan di seluruh wilayah Kabupaten Maros.
“Apa yang keluhkan warga terkait jalanan, yang belum terselesaikan, akan menjadi prioritas kami ke depan. Kami akan upayakan pembangunan jalan di Desa Bonto Somba sesuai ketentuan,” pungkasnya. (roma)