Beredar Video Syur Mirip Oknum Anggota Legislator Perempuan DPRD Medan

Video Syur Anggota DPRD. (animasi Foto: Ist)
menitindonesia, MEDAN – Beredar video syur seorang wanita yang mirip Anggota DPRD Dapil Medan Utara. Wanita dalam rekaman video itu, diperkirakan berusia 45 tahun. Video syur ini beredar sejak kemarin, Jumat (14/1/2022).
Video mesum berdurasi 0,37 detik, ini menampakkan Wanita mirip Legislator Medan itu sedang melepas seluruh baju hingga pakaian dalam. Aksi ini dilakukan sambil teleponan video (video call) bersama seorang pria yang diduga selingkuhannya.
Pada layar panggilan yang terekam, seorang pria memainkan alat kelaminnya sambil melihat wanita tersebut melakukan adegan yang serupa secara berulang. Pria tersebut, tidak menujukkan wajahnya dan juga tanpa pakaian.
Disebut-sebut, wanita itu seorang anggota DPRD Kota Medan dari Dapil Medan Utara. Kapolres Belawan, AKBP Faisal Rahmat Simatupang yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya segera melakukan penyelidikan atas kebenaran video mesum yang diduga seorang legislator perempuan di DPRD Kota Medan itu.
Video tersebut juga telah dilihat oleh warga di Kecamatan Medan Labuhan dan tokoh masyarakat. Mereka mengatakan, jika benar adegan tersebut dilakukan seorang “oknum Anggota DPRD” maka, hal tersebut sangatlah tidak pantas dilakukan seorang pejabat publik yang dipilih masyarakat.
“Sebagai seorang wakil rakyat seharusnya menjadi contoh yang baik dan teladan bagi warga masyarakat diwakilinya. Bukan malah memberikan contoh prilaku yang tidak terpuji dengan melakukan adegan yang tidak senonoh begitu,” ujar seorang warga Medan.
Masyarakat juga minta agar video tersebut ditelusuri oleh aparat kepolisian apakah benar yang melakukan adegan “Seks lewat telepon” tersebut adalah oknum Anggota DPRD Kota Medan.
Pihak yang mengirimkan video tersebut, mengatakan, sesuai dengan UU yang berlaku, apabila Wanita yang terekam dalam adegan tersebut benar merupakan seorang Anggota Legislatif, maka sudah sepantasnya Pimpinan Partai “Memberhentikan” nya sebagai kader maupun sebagai Anggota DPRD karena telah mencemarkan nama baik Partai yang dinaunginya.
“Ini keterlaluan. Bisa merendahkan martabat lembaga DPRD Medan jika yang ada dalam video tersebut terbukti oknum Anggota DPRD,” pungkas narasumber tersebut. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini