Balap Motor Lantang Bangngia Street Race Usai Digelar, Pembalap Dapatkan Hadiah Melalui Undian

Kapolrestabes Makassar, Kombes Budhi Haryanto bersama Panitia LBSR 2022. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Balapan Lantang Bangngia Street Race (LBSR) 2022 yang digelar KONI Makassar bekerjasama Pemerintah Kota Makassar di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) selesai dilaksanakan, Rabu (27/4/2022) dini hari.

BACA JUGA :
Kucurkan Rp30 Milyar THR ASN, Bupati Maros Harap Uangnya Dimanfaatkan Untuk Lebaran dan Dibelanjakan di Maros


Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Makassar, Andi Pattiware, mengatakan, selama bulan Ramadan ini, kegiatan balap liar tidak ada lagi di Makassar, sehingga, kata dia, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, mengagendakan kegiatan LBSR ini bisa dilaksanakan tiap tahun.

BACA JUGA:
Wanita ini Mengaku ‘Bini Simpanan’ Jenderal Wiranto, ‘Unjuk Gigi’ Di Pengadilan


“Memang selama Ramadan tidak ada lagi balapan liar. Pak Kapolrestabes bilang begitu, sehingga diagendakan kegiatan ini akan diadakan lagi,” kata Andi Pattiware.
Dia juga menerangkan, bahwa saat ini, Pemkot Makassar mengkaji akan mengagendakan program balap ini secara rutin. Rencananya akan digelar 2 kali setahun dan akan dianggarkan di APBD Kota Makassar.
“Kita akan masukkan dalam agenda atau program kerja Dispora. Dalam pelaksanaannya nanti, kami akan maksimalkan,” jelasnya.
Ke depan, lokasi pelaksanaan balapan tidak hanya di CPI Makassar namun pihaknya juga akan mencari lokasi lain yang lebih layak. Termasuk di kawasan Sirkuit Untia yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
“Beberapa hal kita koordinasikan. Apalagi ada kemungkinan penambahan anggaran (sirkuit) lewat pembahasan DPRD. Insyallah tahun depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto, mengatakan pelaksanaan event LBSR 2022 berjalan lancar. Meskipun ada beberapa kekurangan yang akan menjadi evaluasi dalam pelaksanaan untuk event berikutnya.
“Seri 1 dan seri 2 secara umum berjalan lancar. Ini luar biasa, alhamdulillah dengan antusias penonton,” ujarnya.
Ahmad Susanto berharap, event ini menjadi saluran untuk para pembalap. Juga bisa melahirkan atlet muda berbakat serta merangsang event-event balap motor digelar di Makassar.
“Ini dicatat bisa menjadi agenda tahunan dan berkala. Bisa 1 atau 2 kali setahun. Apalagi Kapolres mendukung,” ucap Ahmad Susanto.
Balapan motor Pemkot Makassar ini diakhiri dengan penyerahan hadiah undian doorprize 1 unit motor bagi pembalap yang beruntung menjadi pemenang undian. Balapan ini memang tidak menyediakan hadiah khusus untuk juara atau pemenang balap, namun hadiah disiapkan dengan sistem undian kepada peserta balapan.
Kabid Mobility Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel Chandra Samad, menyebutkan kebijakan ini diambil karena tidak ingin memicu konflik sehingga tidak dibuat dengan sistem kompetisi.
“Penyelenggara hanya ingin event ini menjadi wadah bagi anak muda yang punya bakat di bidang balapan,” pungkasnya. (asrul nurdin)