Dinkes Maros Laksanakan Manasik Kesehatan Haji bagi CJH

CJH Maros mengikuti manasik kesehatan haji. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Dinas Kesehatan Kabupaten Maros melaksanakan manasik kesehatan haji bagi Calon Jamah Haji (CJH) Kabupaten Maros, di Baruga B, Kantor Bupati Maros, yang dilasanakan selama tiga hari, mulai Sabtu-Selasa (11-14/6/2022).
Menurut Subkoor P2PTM dan Keswa Dinkes Maros, Hj Rusna, manasik kesehatan haji Kabupaten Maros ini, dilaksanakan sebagai proses pemberian informasi kepada calon jamaah haji yang bersifat perlindungan kesehatan sebelum keberangkatan selama ibadah haji dan setelah ibadah haji.
“Jumlah CJH dari Maros yang mengikuti manasik kesehatan haji tersebut sebanyak 142 orang, ditambah CJH dari Papua sebanyak 10 orang. Mereka mendapat bimbingan kesehatan selama melaksanakan ibadah haji,” kata Hj Rusna kepada wartawan menitindonesia.com.
Dia menambahkan, bahwa tidak semua daerah melakukan kegiatan manasik kesehatan haji bagi CJH sebelum mereka melaksankan ibadah haji.
“Tidak semua kabupaten melaksanakan manasik kesehatan haji bagi CJH. Alhamdulillah, Maros diminta untuk melaksanakan manasik kesehatan untuk CJH,” ucap Hj Rusna.
Hadir dalam acara tersebut sebagai narasumbar, yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr dr H Bachtiar Baso, SKM, M.Kes, H Muhammadong, SKM, juga dari Dinkes Sulsel, dan dr Andi Lukman dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta dua orang pemateri dari Dinkes Maros.
Dalam sambutannya, Bachtiar Baso menyampaikan, manasik kesehatan haji ini merupakan suatu proses pemberian informasi Kepada jemaah haji yang bersifat promotif dan preventif tentang pembinaan pelayanan, sekaligus memberikan perlindungan kesehatan kepada CJH sebelum keberangkatan dan setelah kembali nanti.
“Manasik kesehatan haji ini, tujuannya untuk mempersiapkan para calon jemaah haji agar sehat, bugar, dan mandiri agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusyu,” ujarnya.
Selai itu, lanjut Bachtiar Baso, manasik kesehatan haji, ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman jemaah haji agar mampu memeliihara kesehatan dan mencega resiko kesehatan secara mandiri.
“Jamaah dibimbing untuk memelihara kesehatan dan mencegah resiko kesehatan secara mandiri. Ini sangat penting apalagi dalam kondisi kita baru saja keluar dari masa pandemi Covid-19,” jelasnya.
Diketahui, pada hari pertama pelaksanaan manasik kesehatan haji ini, diawali dengan pengukuran kebugaran calon jamaah sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam didampingi oleh Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari dan Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir. (asrul nurdin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini