Sepuluh Tahun Belajar Politik Sama Andi Dulli, Pengusaha Ayam Petelur di Soppeng Incar Kursi Bupati di Pilkada 2024

FOTO: Andi Topan Tabrang bersama Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak (kanan), yang juga adalah guru politiknya. (ist)
menitindonesia, SOPPENG – Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Soppeng bakal memunculkan tokoh baru dari kalangan enterpreneur. Salah satu pengusaha ternak ayam petelur, Andi Topan Tabran menyampaikan, dia mulai mempersiapkan diri untuk ikut bertarung di Pilkada Bupati Soppeng yang akan digelar tahun ini.
Andi Topan mengaku terpanggil untuk terjun ke dunia politik karena ingin mengabdi kepada masyarakat Soppeng dan ingin melanjutkan program pembangunan yang saat ini berhasil dicanangkan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak–yang dikenal dengan panggilan Pung Dulli–dan Wakil Bupati, Lutfi Halide.
BACA JUGA:
Menuju Low Carbon City, Ketua TP PKK Ingin Makassar Bisa Jadi Contoh Positif
“Sekarang Soppeng sudah maju di tangan Pung Dulli dan Pak Lutfi Halide. Programnya selama ini cukup berhasil mengangkat kesejahteraan masyarakat. Sehingga saya berikhtiar untuk maju di Pilkada Soppeng 2024,” kata Andi Topan Tabran kepada jurnalis media ini, Selasa (27/2/2024).
Untuk diketahui, Andi Kaswadi Razak, telah dua periode memimpin Soppeng. Pada Periode pertama, tahun 2015-2020, Andi Kaswadi didampingi oleh Supriansa sebagai Wabup hingga tahun 2018. Pada periode keduanya, masa bakti tahun 2020-2025, Andi Kaswadi didampingi oleh Wabup Lutfi Halide. Masa jabatan keduanya akan berakhir pada tahun 2025 mendatang.
BACA JUGA:
Pj Gubernur Sulsel Dipanggil Presiden untuk Bahas Pengembangan Megapolitan Stadion dan Hinterland
Sebelum memasuki agenda Pilkada, Andi Topan mengaku sudah membaca dan mengerti peta perpolitikan di Soppeng. Karena selama ini, kata dia, dirinya belajar berpolitik dari Andi Kaswadi Razak selama 10 tahun.
“Jadi saya sudah mengerti dan sudah tamat belajar langsung sama Pung Dulli, bagaimana mengelola politik di Soppeng. Setelah minta restu dari keluarga, kami akan menggunakan jasa konsultan politik untuk memulai kerja-kerja politik, sosialisasi, lobby parpol dan membentuk tim untuk mendapatkan elektabilitas yang cukup,” ujar dia.
Lebih lanjut, Andi Topan mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sudah mulai membangun komunikasi politik dengan berbagai kalangan, termasuk akan meminta restu kepada Andi Kaswadi Razak yang juga adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng.
“Etika politiknya, saya harus minta restu guru politik saya sebelum jauh melangkah di Pilkada nanti. Kami juga akan intens melakukan komunikasi politik dengan parpol yang ada di Sopppeng. Semua syarat untuk maju di Pilkada akan kami tempuh,” ujar dia.
Ditanya jika peluang untuk posisi wakil bupati ke depan terbuka, kata dia, sikapnya akan ditentukan dari hasil survei yang terukur dan akurat, serta saran dan rekomendasi dari konsultan politiknya nanti. Ia mengaku, mulai bulan Maret hingga September 2024, ia akan menggunakan beberapa survei untuk mengukur peluangnya.
“Jika memang survei mempertemukan dengan bakal calon yang berpotensi, soal siapa calon bupati dan wakil bupati akan ditentukan lewat komunikasi politik ke depan. Tapi semua diukur dengan survei yang akurat, sebab kami ingin bertarung untuk menang,” pungkasnya. (asrul nurdin)