menitindonesia, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan peran strategis Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dalam mencetak kader-kader muda berkualitas dan memperkuat elektabilitas partai. Dalam perayaan HUT ke-23 AMPG yang digelar di Jakarta, Selasa (11/2/2025).
BACA JUGA:
Pemerintah Wacanakan Badan Khusus Penegakan Hukum di Laut, Bakamla Terancam?
Bamsoet menekankan bahwa AMPG harus menjadi motor penggerak bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam politik dan pembangunan nasional.
“AMPG telah membuktikan diri sebagai kekuatan pemuda yang berkontribusi bagi Partai Golkar dan bangsa. Ke depan, AMPG harus semakin solid dalam kaderisasi, penguatan struktur internal, serta sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Generasi muda adalah aset terbesar dalam menentukan arah masa depan bangsa,” ujar Bamsoet.
Sebagai organisasi sayap Partai Golkar, AMPG memainkan peran krusial dalam mendekatkan partai dengan pemilih muda. Dalam menghadapi Pemilu 2029, AMPG menargetkan merekrut 2 juta kader baru, langkah strategis untuk memperluas basis dukungan Partai Golkar di kalangan milenial dan Gen Z.
Membangun Elektabilitas Golkar & Mencetak Pemimpin Muda
Bamsoet, yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20, menegaskan bahwa AMPG harus fokus memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula. Menurutnya, Golkar Institute bisa menjadi wadah bagi anak muda yang ingin belajar politik dan kepemimpinan.
BACA JUGA:
Menhan Sjafrie Tunjuk Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus, Ini Daftar Lengkapnya
“Pelatihan dan pendidikan politik harus menjadi prioritas. Kita ingin melahirkan generasi muda yang cerdas, kritis, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. AMPG bisa menjadi inkubator kepemimpinan bagi anak muda yang ingin berkarier di dunia politik,” kata Bamsoet.
Selain itu, AMPG juga diharapkan mengoptimalkan peran media sosial sebagai alat komunikasi untuk menjangkau pemilih muda. Pemilu 2024 mencatat bahwa sekitar 60% pemilih berasal dari kelompok usia muda, sehingga strategi digital sangat penting dalam menarik dukungan generasi milenial dan Gen Z.
AMPG, Penguat Struktur Internal Golkar dan Jembatan ke Masyarakat
Sebagai sayap kepemudaan, AMPG tidak hanya bertugas membangun elektabilitas, tetapi juga memperkuat struktur internal Partai Golkar. Bamsoet menyoroti pentingnya sinergi AMPG dengan berbagai organisasi kepemudaan (OKP) karya kekaryaan untuk memperkuat soliditas partai.
“Di tingkat eksternal, AMPG juga berperan sebagai jembatan antara Partai Golkar dan berbagai elemen masyarakat. Keterlibatan aktif dengan organisasi kepemudaan dan keagamaan dapat memperluas basis dukungan partai dan meningkatkan daya saing politik Golkar di tingkat nasional,” tambahnya.
Sebagai Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan FKPPI, Bamsoet mengingatkan bahwa peran AMPG tidak boleh terbatas pada politik. Organisasi ini juga harus menjadi wadah kreatif dan inovatif bagi generasi muda, menciptakan ruang diskusi strategis serta solusi inovatif bagi permasalahan bangsa.
“AMPG bisa membuka forum diskusi yang membahas isu-isu strategis di tingkat daerah maupun nasional. Dengan demikian, kaum muda bisa lebih aktif dalam menyuarakan gagasan dan berpartisipasi dalam kebijakan publik,” tutup Bamsoet.
(akbar endra)














