Sekprov Sulsel Buka Trend Hijab Ramadan 2026 di Makassar, Dorong Industri Fashion Muslim

Sekretaris Provinsi Sulsel, Jufri Rahman. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, secara resmi membuka kegiatan Trend Hijab Ramadan 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Artpro Exhibition tersebut menghadirkan berbagai pelaku industri kreatif, mulai dari desainer, pelaku UMKM, hingga sejumlah lembaga pendukung ekonomi kreatif.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman mengatakan bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan spiritualitas, tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif di masyarakat.
Menurutnya, industri fashion muslim, termasuk hijab, memiliki potensi besar dalam menciptakan peluang usaha serta memperkuat perekonomian daerah.
“Saya melihat kegiatan seperti ini memiliki peran yang sangat positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Industri fashion muslim, termasuk hijab, telah menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang usaha,” ujar Jufri Rahman.

BACA JUGA:
5.268 Personel Gabungan Siap Amankan Idulfitri di Sulsel, Operasi Ketupat Digelar 13 Hari

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Artpro Exhibition atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut di Makassar.
Jufri berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk unggulan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Saya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan usaha, memperkenalkan produk terbaik, serta membangun kolaborasi yang positif,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Sri Astuti Thamrin yang membacakan sambutan Ketua Dekranasda Sulsel Naomie Octarina mengatakan kegiatan Trend Hijab Ramadan bukan sekadar peragaan busana.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi desainer, pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga lembaga pendukung seperti Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di Sulawesi Selatan.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, penyelenggara, para desainer muda, serta seluruh pelaku UMKM yang terus menghadirkan karya-karya kreatif yang membanggakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Dekranas ke-46 serta Hari Kesatuan Gerak PKK yang direncanakan diperingati pada Juli 2026 di Kota Makassar.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, digelar berbagai agenda menarik, salah satunya fashion show yang melibatkan Ketua Dekranasda dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai simbol kebersamaan sekaligus promosi produk unggulan daerah.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan aksi sosial di bulan Ramadan. Hasil penjualan produk dalam kegiatan ini akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera.
Terdapat pula kegiatan lelang produk fashion pria dan wanita yang menampilkan karya terbaik para perajin Sulawesi Selatan.
Prof Sri Astuti Thamrin menegaskan Dekranasda memiliki peran penting dalam memberdayakan para perajin, memperkuat ekonomi kreatif, serta menjaga warisan budaya daerah.
Ia juga mengajak seluruh Ketua Dekranasda kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk terus membina para perajin di daerah masing-masing.
“Saya mengajak seluruh Ketua Dekranasda kabupaten/kota untuk terus mendorong inovasi, memperkuat kualitas, serta menjadikan karya dan wastra Sulawesi Selatan sebagai kebanggaan daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada para desainer muda agar terus berkarya dengan memadukan kekayaan budaya lokal dengan kreativitas modern.
“Teruslah berkarya, padukan kekayaan budaya lokal dengan kreativitas modern, bangun jejaring, manfaatkan teknologi digital, dan jadikan karya-karya Anda sebagai identitas baru fashion muslim dari Sulawesi Selatan,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri CEO Artpro Exhibition Andi Yulham Malebbireng, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Wahyu Purnomo A, Ketua Dharma Wanita Persatuan sekaligus Wakil Ketua Harian Dekranasda Sulsel Melani Simon Jufri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulsel Andi Mirna, serta para ketua organisasi wanita Forkopimda Sulawesi Selatan.