Politikus Nasdem Serang NH, Pimlur Golkar Tallo: Ciri Orang Kabbala Rupa

Suardi - Kader Golkar dan Pimpinan Kelurahan Tallo Kecamatan Tallo - Makassar

Saling serang Politikus Nasdem dan Partai Golkar jelang Pilkada Kota Makassar 2020, memicu tensi politik memanas. Komunikasi politik sudah mengarah ke adu jotos?

menitindonesia.com, MAKASSAR – Tensi politik kian memanas menjelang Pilwalkot Makassar 2020. Hal itu menyusul pernyataan bernada menyerang yang dilontarkan oleh Ketua OKK Nasdem Kota Makassar, Muchtar Juma (MJ), kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH). MJ menuding NH baper berpolitik karena gagal memasangkan anaknya, Zunnun, dengan jagoan Nasdem, Danny Pomanto (DP).

Statement MJ spontan direspons dengan berang oleh kader dan pengurus Golkar. Mereka marah dan tidak menerima pimpinannya dituding tidak dewasa dalam berpolitik. Toh, NH merupakan politikus senior dan punya nama di tingkat nasional. Pimpinan Kelurahan (Pimlur) Golkar Tallo, Suardi, mengaku pernyataan MJ tidak berdasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Ini Muchtar Juma tidak jelas cara berpikirnya, ketua partainya yang dikata-katai sama DP dalam reakaman, kenapa ketua kami (NH-red) yang sekarang diserang. Aneh, dimana logikanya bos,” kata Suardi.

Terkait persoalan ini, Suardi menyarankan MJ introspeksi diri sekaligus mengingatkan jajaran pimpinan Nasdem agar tidak kabbala rupa (tebal muka). Toh, pangkal masalah ini bermula dari rekaman audio dan video DP yang bocor ke publik. Di situ, DP malah merendahkan Ketua dan Sekretaris Nasdem, Rusdi Masse (RMS) dan Syaharuddin Alrif, sebagai sosok emosional, reaktif, dan tinggi hati.

“Buat MJ, tolong ingatkan pimpinan atau ketuanya, jangan kabbala rupa. Tidak usah serang ketua partai orang, urus saja dinamika atau permasalahan partaimu. Kalau kamu serang-serang begini, padahal kamu sendiri sudah direndahkan, ya itu ciri orang kabbala rupa. Ya janganlah seperti itu,” ujarnya.

Nasdem dan Golkar diketahui nyaris membangun koalisi pada Pilwalkot Makassar 2020 melalui paket DP-Zunnun. Ironisnya, DP malah berkhianat dan kini menggandeng Fatmawati Rusdi, istri dari RMS. Golkar sendiri belakangan mengalihkan dukungan kepada Irman Yasin Limpo alias None. (nabila-rls)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini